Siaga Darurat Kekeringan DIY Diperpanjang hingga Akhir November
BPBD DIY memperpanjang siaga darurat kekeringan hingga akhir November 2026 dan mengusulkan pembangunan sumur bor ke BNPB.
Pojok Bulaksumur yang membahas kandidat capres PDIP di Pilpres 2024 di Gedung Pusat UGM, Kamis, (12/1/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—PDI Perjuangan (PDIP) masih merahasiakan nama calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024. Namun, pakar politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Mada Sukmajati, mengatakan kandidat yang paling kuat adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Dia menjelaskan berdasarkan kalkulasi rasional dari survei-survei yang kredibel, langkah PDIP di Pemilu 2024 akan berat apabila tidak mengusung Ganjar Pranowo. Jika PDI Perjuangan menyorongkan Puan Maharani, elektabilitas putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu akan sulit meningkat dalam waktu dekat.
"Saya kira Megawati yang sudah matang di dalam kalkulasi politik sudah menghitung soal ini. Jadi hitung-hitungannya rasional," ucapnya dalam acara Pojok Bulaksumur di Gedung Pusat UGM, Kamis, (12/1/2023).
Megawati belum mengumumkan secara resmi nama Ganjar Pranowo sebagai capres menjadi sinyal PDIP memberikan kesempatan bagi Ganjar untuk membuktikan diri layak mendapatkan tiket. "Ya mumpung masih jadi gubernur, memaksimalkan kinerjanya untuk membuktikan dia layak dapat tiket dari PDI Perjuangan," ucap dia.
BACA JUGA: Jokowi Dukung Yusril Ihza Mahendra Jadi Capres di Pilpres 2024
Mada mengatakan belum ada adu gagasan dari calon pemimpin Indonesia lima tahun ke depan. Menurutnya ini cukup ironis, karena program dan gagasan itu penting. "Pemilu tinggal satu tahun tapi kita masih terjebak nama, belum ada adu gagasan," ujar dia.
Hal senada disampaikan pakar komunikasi politik dari UGM, Nyarwi Ahmad. Menurutnya Ganjar Pranowo yang akan diusung PDI Perjuangan. Ia berpandangan kecenderungannya besar melihat elektabilitas dan trennya yang naik. "Saya kira Bu Mega enggak eksplisit karena PDIP pengin menegaskan sebagai partai ideologis. Tidak mudah terseret arus elektoral," paparnya.
Sementara itu, pakar hukum tata negara dari UGM, Andi Sandi, mengingatkan publik untuk sama-sama fokus mengawal program dari kandidat capres. Selain itu kecenderungan politik identitas harus dikurangi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD DIY memperpanjang siaga darurat kekeringan hingga akhir November 2026 dan mengusulkan pembangunan sumur bor ke BNPB.
AI mulai memengaruhi pilihan karier anak muda AS. Pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan teknis makin dilirik di tengah perubahan pasar kerja.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Yunani vs Belanda di Nations League 2026/27, Jumat 2 Oktober pukul 01.45 WIB. Simak jadwal dan kondisi terbaru kedua tim.
Denmark vs Portugal berlangsung Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Ronaldo absen setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.