Belanja Warga RI Naik, Tabungan Menyusut, Utang Kian Membengkak
Belanja masyarakat RI masih tumbuh, tetapi tingkat tabungan melemah dan penggunaan pinjol, kartu kredit, serta paylater terus meningkat.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat berbicara di Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Kamis (28/7/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—PDI Perjuangan (PDIP) mengucapkan selamat kepada calon Koalisi Perubahan atas kesepakatan untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.
Sebagai informasi, Koalisi Perubahan merupakan calon koalisi yang terdiri dari Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketiga partai politik (parpol) itu kompak mengusung Anies jadi capres 2024.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto pun mengatakan pihak harus menghormati langkah Koalisi Perubahan sebab sudah hak setiap parpol untuk mengusung capres pilihan mereka.
"Bagi PDI Perjuangan, kami mengucapkan selamat ketika antara NasDem, Demokrat, dan PKS sudah membangun suatu kerja sama politik tersebut dan kemudian semakin mengerucut karena ini hak dari setiap partai dalam proses pencalonan presiden dan wakil presiden," ujar Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2023).
Baca juga: Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Anak Pejabat Ditjen Pajak akan Menggerus Kepercayaan Masyarakat
Dia juga merasa wajar jika Koalisi Perubahan menarasikan Anies sebagai capres terbaik untuk 2024. Meski begitu, Hasto mengingatkan, dalam menentukan pemimpin banyak faktor yang harus diperhatikan.
"Bagaimana kualitas pemimpin yang dihasilkan tersebut, bagaimana track record-nya [rekam jejaknya], bagaimana membangun kesatuan dan persatuan bangsa atau justru malah memecahkan belah bangsa," jelasnya.
Lebih lanjut, Hasto menganjurkan agar tak memilih pemimpin yang kerap tak peduli terkait masalah bangsa. Apalagi, lanjutnya, hanya membangun citra baik semata.
"Bagaimana dalam prestasinya menyelesaikan masalah rakyat atau justru malah menghindar dari berbagai persoalan rakyat dan malah membangun pencitraan," ungkap Hasto.
Terkait capres PDIP sendiri, dia mengatakan pihaknya masih menunggu momentum yang tepat. Apalagi, menurut Hasto, saat ini masih banyak persoalan bangsa yang belum selesai.
"Sehingga PDI perjuangan itu bertindak itu hati-hati. Kalkulasi tidak grasa-grusu, dan segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Belanja masyarakat RI masih tumbuh, tetapi tingkat tabungan melemah dan penggunaan pinjol, kartu kredit, serta paylater terus meningkat.
Bantul menargetkan surplus beras 100.000 ton pada 2026 dengan perluasan tanam padi hingga 35.000 hektare meski konsumsi beras warga menurun.
Diskominfo Kulonprogo kini dipimpin oleh Bambang Sutrisno yang memiliki reputasi selama 30 tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bamsut sapaan akrabnya memi
Menkeu Purbaya menyebut Presiden Prabowo segera meluncurkan insentif baru kendaraan listrik berupa PPnBM 100% dan PPN DTP 40%.
UAD melantik dekan baru untuk periode kepemimpinan berikutnya guna memperkuat transformasi kampus dan menghadapi akreditasi institusi 2027.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan dengan membangun ekosistem pemberdayaan UMKM