Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.655, BI Siaga Intervensi
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
PDI Perjuangan./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA—PDI Perjuangan (PDIP) siap menghadapi konsekuensi penurunan elektabilitas akibat sikapnya yang menolak timnas Israel bertanding di Indonesia. Penolakan Israel itu diyakini membuat FIFA membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah pagelaran ajang Piala Dunia U-20.
BACA JUGA: Jokowi Kecewa dan Sedih Piala Dunia U-20 2023 Batal Dihelat di Indonesia
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakani pihaknya akan selalu konsisten terhadap Israel, apalagi jika negara itu tetap mengganggu kedaulatan Palestina. PDIP, klaimnya, akan mengedepankan kemanusiaan meski berakibat penurunan elektabilitas.
"PDIP harus berdiri kokoh atas sikap terhadap Israel. Sikap itulah yang ditunjukkan oleh PDIP. Bahwa itu mengandung suatu konsekuensi atas sikap kader PDIP, ya itu harus kami terima," jelas Hasto di Kompleks Stadion GBK, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2023).
Dia mengatakan PDIP hanya ingin membangun persepsi kemanusiaan ke masyarakat. Terkait elektabilitas, Hasto tak terlalu peduli sebab akan selalu naik-turun.
"Dalam konteks dinamika elektoral itu kan naik dan turun. Adakalanya turun, adakalanya naik, dan kita tentu saja berusaha membangun presepsi kepada rakyat," ujarnya.
Hasto pun meyakini masyarakat akan memilih anggota DPR dan pemimpin yang punya sikap konsisten, seperti para kader PDIP yang disudah dilatih bergerak dengan keyakinan.
Dia mencontohkan sikap dua kepala daerah yang juga kader PDIP, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster, yang berani menolak Timnas Israel berlaga di Indonesia dalam ajang Piala Dunia U-20.
"Justru dengan kejadian ini rakyat akan melihat bahwa kader PDI Perjuangan kokoh berdiri pada sikapnya meskipun itu membawa konsekuensi terhadap elektoral," jelas Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.