Anak Muda Diedukasi Melek Asuransi di Jogja Financial Festival 2026
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.
Ketua DPW Partai Nasdem DIY Subardi (tengah) saat memberikan santunan kepada anak yatim, Minggu (16/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—DPW Partai Nasdem DIY menggelar kegiatan sosial dengan menyantuni anak yatim yang digelar di Jalan Godean, Sleman, Minggu (16/4/2023). Kegiatan yang menghadirkan perwakilan kader dari kabupaten dan kota itu bertujuan untuk mengedukasi terkait kegiatan sosial.
Ketua DPW Partai Nasdem DIY Subardi menjelaskan santunan kepada anak yatim dan bentuk kegiatan sosial lainnya merupakan kegiatan rutinnya sejak sebelum Nasdem berdiri. Kegiatan itu terus berlanjut sampai ia aktif sebagai pengurus Nasdem DIY sampai sekarang. Adapun kegiatan Minggu (16/4/2023) sengaja menghadirkan perwakilan kader dan pengurus kabupaten dan kota.
BACA JUGA : Pemilu 2024: Ribuan Warga Jogja Dicoret
“Karena kami menganggap pengurus Nasdem DIY ini menjadi bagian dari keluarga saya. Selain menyantuni anak yatim sekaligus silaturahmi dengan kader,” katanya.
Ia berharap melalui bantuan tersebut dapat meringankan beban anak yatim dan menambah kebahagiaan mereka. Menurutnya sebagai politikus memiliki tanggungjawab ke masyarakat dalam menggelar kegiatan sosial. “Harapnnya dapat mengurangi beban mereka, saya sudah melakukan cukup lama melakukannya bahkan sebelum ada Nasdem,” ucapnya.
Pria yang biasa disapa Mbah Bardi ini berpesan kepada seluruh kadernya di DIY terutama pengurus Nasdem di kabupaten dan kota agar selain berkegiatan politik atau mencari kedudukan juga diimbangi dengan kegiatan sosial. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan edukasi kepada kader Nasdem.
“Pesan saya itu suatu tindakan positif agar mereka bersedia tertarik mengikuti jejak saya, berbagi rasa untuk yatim piatu, memberikan sebagian rezeki. Tidak hanya sekadar politik, tidak sekadar mencari kedudukan, bisnis dan sebagainya, sisihkan harta untuk berbagi,” katanya.
Menurutnya kegiatan sosial itu digelar bukan semata-mata untuk menarik simpati masyarakat. Akan tetapi jika di antara mereka ada yang tertarik maupun tidak tertarik memberikan dukungan tentu tidak menjadi masalah.
“Misalnya 100 orang yang datang, tertarik satu atau dua ya alhamdulillah, syukur semuanya, kalau tidak ya enggak apa-apa. Dari sini saya mencoba memberikan edukasi kader Nasdem agar di luar melakukan kegiatan politik, tidak hanya politik tetapi juga sosial. Hidup itu bukan individu bersama keluarga tetangga masyarakat dan rakyat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.