Ini Kriteria Wapres yang Ideal Damping Ganjar Pranowo

Dany Saputra
Dany Saputra Senin, 24 April 2023 15:17 WIB
Ini Kriteria Wapres yang Ideal Damping Ganjar Pranowo

Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Gubernur Ganjar Pranowo (kiri) menjalani Salat Ied di Masjid Sheikh Zayed Al Nahyan Solo, Sabtu (22/4/2023)./Ist

Harianjogja.com, JAKARTA—Gubernur Jawa Tengah yang juga calon Presiden (capres) PDIP Ganjar Pranowo mengungkap sejumlah kriteria dari Wakil Presiden (Wapres) yang ideal baginya untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2024.

BACA JUGA: Ganjar Capres PDIP, Pembentukan Koalisi Jalan Terus

Hal itu disampaikan Ganjar saat sarapan di Surakarta bersama dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Sabtu (22/4/2023). Bersama dengan anak sulung Presiden Joko Widodo itu, Ganjar menyampaikan bahwa PDIP bakal menyiapkan pendampingnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ganjar memastikan internal partai PDIP akan menyiapkan pendampingnya dari partai lain.

"Karena kemarin Bu Mega [Ketum PDIP] sudah memutuskan [capres partai], maka ini baru tahap awal. Jadi, cerita tentang wakil Presiden akan menunggu kerja sama antarpartai," ujarnya, dikutip dari YouTube resmi Ganjar Pranowo, Senin (24/4/2023).

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo pun sudah ikut menyampaikan beberapa nama pejabat dan tokoh yang dinilai cocok mendampingi Ganjar.

Kepala Negara menyebut sejumlah nama seperti Menko Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga Ketua Umum Partai Gerindar sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Ganjar pun mengaku tidak mengetahui perihal pemilihan calon wakil Presiden yang bakal mendampinginya. Dia menyerahkan wewenang partai politik untuk mengusulkan nama-nama calon wakil Presiden untuk kawannya saat Pilpres 2024.

Kendati demikian, mantan anggota DPR dua periode itu mengantongi sejumlah kriteria bagi calon wakil Presidennya. Pertama, bisa bekerja sama.

Kedua, memiliki visi yang sama. Ketiga, menaati nilai-nilai yang ada di Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

Keempat, bisa melanjutkan pembangunan yang dilakukan oleh 10 tahun kepemimpinan Jokowi.

"Kemarin selama di Batu Tulis, saya mendapatkan briefing dari Bu Mega, Mbak Puan, Mas Nana, dan Pak Sekjen. Lalu, saya pulang menemani Pak Presiden dan selama 50 menit di pesawat banyak juga beliau bercerita bagaimana kita melakukan berbagai lompatan dan akselerasi. Tentu saja Pak Jokowi sudah meletakkan fondasi yang kuat," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Ganjar resmi menjadi capres PDIP. Dengan suara terbesar di parlemen, partai berlogo banteng itu bisa langsung mengusung calon Presiden tanpa berkoalisi dengan partai lain.

Kendati demikian, pihak PDIP telah menyatakan bakal melakukan komunikasi politik dengan partai lain untuk mencari pasangan dari Ganjar pada Pilpres 2024 mendatang.

Selain Ganjar, capres yang juga sudah mengumpulkan suara yang cukup dari partai politik yakni mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online