Pelatihan Aksara Jawa di Keparakan Diserbu Generasi Muda
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
Ilustrasi Pemilu - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Generasi muda mendominasi jumlah pemilih dalam pemilihan umum (pemilu) tahun depan. Untuk mendorong partisipasi pemilih muda dalam pemilu tahun depan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY melakukan sejumlah pendekatan.
Jumlah pemilih berdasarkan generasi pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu 2024 yakni generasi X ada 858.182 orang, generasi milenial ada 754.732 orang, generasi Z ada 432.568 orang, baby boomers ada 704.000 orang, dan warga lansia ada 121.492 orang.
Berdasarkan rekapitulasi DPT hingga 27 Juni 2023 pada pemilu 2024 ada 2.870.974 orang. Jumlah tersebut terbagi menjadi 2.858 pemilih baru, 10.065 pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), 16.887 perbaikan data pemilih, dan 24.687 pemilih potensial non KTP elektronik.
Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menyampaikan secara statistik di tingkat lokal dan nasional gabungan antara generasi Z dan generasi milenial telah mencapai setengah jumlah DPT pemilu 2024, sehingga menurunnya generasi muda perlu mendapat perhatian dalam pemilu tahun depan.
“Dari KPU berupaya agar generasi muda dapat menjalankan hak pilihnya dengan benar dari segi teknis dan tidak memilih berdasarkan alasan non rasional, betul-betul sesuai dengan pertimbangan tertentu,” katanya Kamis (6/7/2023).
Menurutnya Hamdan, saat ini generasi muda mendapatkan informasi sebagian besar dari sosial media. Karena itu edukasi kepada generasi muda melalui sosial media seperti Youtube, Instagram, dan website dilakukan.
BACA JUGA: Diduga Pendarahan Otak, Cak Nun Dirawat di RSUP dr Sardjito
Dia pun mengimbau agar generasi muda dapat bijak dalam memilih informasi yang ada di sosial media. Menurutnya perkembangan informasi saat ini sangat cepat, karena itu informasi yang tidak benar atau hoaks banyak ditemukan. Karena itu dia mengimbau agar generasi muda mengakses informasi dari sumber resmi untuk menghindari berita hoaks.
“KPU selalu mendorong mendapatkan informasi dari sumber yang resmi, kami juga meminta untuk mengkonfirmasinya dari sumber resmi yang terpercaya,” katanya. Selain itu kerja sama untuk menyosialisasikan mengenai pemilu kepada beberapa perguruan tinggi juga dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.