Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Bakal calon Presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan datang ke Ancol untuk menonton Formula E Jakarta 2023, sabtu (3/6/2023). JIBI/Bisnis- Nabil syarifudi Alfaruq
Harianjogja.com, JAKARTA—Tren penurunan elektabilitas calon presiden atau capresnya, Anies Baswedan direspons oleh Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP). Salah satunya dengan menyandingkan Anies dengan Yenny Wahid sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Tiga partai politik (parpol) pendukung pencapresan Anies Baswedan yaitu Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dikabarkan segera melakukan konsolidasi nasional.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menilai penurunan elektabilitas Anies karena kurangnya konsolidasi antara parpol pendukung. Mereka, lanjutnya, belum cukup menyosialisasikan Anies ke berbagai daerah di Indonesia.
BACA JUGA: Anies Ungkap Materi Pembahasan saat Bertemu Ganjar di Tanah Suci
"Padahal koalisi sudah terbentuk tapi konsolidasi belum terbentuk. Nah ini menjadi salah satu penyebab, tadi ditanyakan, elektabilitas [Anies] semakin menurun," jelas Ali di NasDem Tower, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (13/7/2023).
Dia menjelaskan, NasDem saat ini sedang fokus ingin menggelar konsolidasi internal terlebih dahulu. Oleh sebab itu, lanjutnya, NasDem akan menggelar Apel Siaga Perubahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (16/7/2023).
Setelah itu, barulah NasDem akan melakukan konsolidasi dengan Demokrat dan PKS. Ali menyatakan partai koalisi akan segera membawa keliling Anies ke seluruh penjuru Indonesia.
"Setelah konsolidasi internal ini mari kita duduk bersama dengan partai koalisi untuk melakukan konsolidasi secara nasional ke seluruh daerah memperkenalkan Mas Anies," ungkapnya.
Sebagai informasi, survei calon presiden terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo bersaing ketat, sementara Anies Baswedan tertinggal cukup jauh.
Survei LSI ini menanyakan kepada responden siapa bakal calon presiden yang akan dipilih apabila pemilih presiden diadakan sekarang. Hasilnya dalam simulasi 19 nama, Prabowo ada di peringkat pertama dengan 25,3 persen.
Ganjar memepet tipis di peringkat kedua dengan 25,1 persen. Sementara Anies berada di peringkat ketiga dengan 15,4 persen.
Jika dibandingkan dengan hasil survei LSI pada April 2023 atau tiga bulan lalu maka pada survei pada Juli 2023 terlihat tren positif elektabilitas Prabowo (naik 5,5 persen) dan Ganjar (naik 5,3 persen). Sedangkan Anies tren elektabilitasnya malah negatif (turun 3,9 persen).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap dengan layanan SIMMADE, Simenor Ngabuburit, MPP, Satpas, dan biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM dan layanan PKB tahunan.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Jadwal perpanjangan SIM Sleman Agustus 2026 di Satpas, MPP, SCH, dan SIMMADE lengkap dengan syarat, lokasi, dan jam pelayanan.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.