DJP Catat Piutang Pajak Tak Tertagih Rp47,4 Triliun pada 2025
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Ketua Setara Institut Hendardi/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Migrasi pilihan politik sejumlah politisi jelang pemilihan presiden atau Pilpres 2024 dinilai semakin jauh dari etik, moralitas, serta ideologi kebangsaan dari pendiri bangsa.
Ketua Dewan Nasional Setara Institute Hendardi menilai pola tersebut salah satunya terlihat dari manuver politisi PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko, yang pada pekan ini mengunjungi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Hasil Survei, PDIP Paling Unggul dalam Elektabilitas Parpol
Hendardi memandang bahwa langkah manuver Budiman serupa dengan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Seperti diketahui, Kepala Negara sekaligus kader PDIP itu terlihat seperti memberikan restunya juga kepada Prabowo.
"Dari mulai presiden hingga politisi sekelas Budiman Sujatmiko, sebagai salah satu anak asuh Jokowi, sama-sama menunjukkan gejala yang sama," katanya melalui komentar pers, dikutip Jumat (21/7/2023).
Menurut Hendardi, pragmatisme tanpa ideologi mendasari sejumlah manuver Jokowi, termasuk melalui para anak asuhnya. Hal itu dinilai mempertergas level kenegarawanan dan kepemimpinan Jokowi semata-mata untuk menjadikan dirinya sentrum kontestasi politik, sehingga memetik insentif kekuasaan setelah kepemimpinannya berakhir.
"Meski dirinya bukan ketua partai politik, Jokowi terus memainkan bidak catur politik dan menimbang kekuatan politik mana yang akan melindungi dirinya dan memastikan tetap memberi tempat bagi Jokowi kelak," tuturnya.
Untuk itu, Presiden Jokowi dinilai seharusnya tetap memedomani etika politik dan kepemimpinan serta etika kepartaian dari dirinya berasal.
Hendardi lalu menyinggung migrasi politik yang juga terjadi pada partai pengusung Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan, yakni Partai Nasdem. Seperti diketahui, beberapa kader Nasdem mundur ketika Ketua Umum Surya Paloh memutuskan untuk mengusung Anies pada Pilpres 2024.
BACA JUGA: Jokowi Tunjuk Sukarelawan Projo Budi Arie Jadi Menkominfo, Begini Sikap PDIP
Akan tetapi, lanjutnya, migrasi politik yang terjadi di kalangan PDIP berbeda dengan yang terjadi di Nasdem. Perbedaan itu terletak pada motif ideologi kader Nasdem yang dinilai tak sejalan dengan Anies.
"Namun, migrasi pilihan politik belakangan ini justru tampak lebih didasari oleh pertimbangan-pertimbangan pragmatis dan imajinasi elektabilitas yang disajikan lembaga survei," tutur Hendardi.
Terkait dengan Prabowo Subianto, Hendardi menilai adanya fenomena Stockholm Syndrome yang menggambarkan fenomena merapatnya beberapa jenderal TNI hingga mantan aktivis ke bekas Danjen Kopassus TNI AD itu.
"Posisi dan magnet Prabowo Subianto saat ini tentu bukan contoh terbaik bagi anggota TNI yang saat ini masih berdinas atau yang mengakhiri tugas dengan prestasi. Capaian Prabowo saat ini ditopang oleh masyarakat yang lupa, tidak memetik sejarah sebagai pembelajaran dan ditopang oleh Presiden aktif yang semakin cemas tidak memiliki pengaruh," tutupnya.
Adapun PDIP telah menyatakan bahwa tindakan Budiman Sudjatmiko dalam kunjungannya ke Prabowo memiliki indikasi pelanggaran disiplin.
Partai dengan suara terbesar di DPR itu juga berkali-kali menegaskan bahwa Jokowi condong mendukung Bacapres pilihan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, yakni Ganjar Pranowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.