65 Pekerjaan yang Diprediksi Aman dari Ancaman AI
Sebanyak 65 profesi disebut sulit digantikan AI, mulai tenaga medis, guru, hingga arsitek dan pekerjaan kreatif.
Ganjar Pranowo dan Pabowo Subianto - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SOLO —Elektabilitas Ganjar dan Prabowo hanya beda tipis sementara elektabilitas Anies di nomor buncit. Hal itu berdasarkan hasil survey Litbang Kompas terbaru.
Dalam survei periode periode 27 Juli hingga 7 Agustus 2023 itu, elektabilitas Ganjar 24,9% dan Prabowo 24,6%. Sedangkan elektabilitas bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan 12,7%.
Meski Ganjar masih unggul, akan tetapi ini tentu membawa kekhawatiran sendiri bagi PDIP dan koalisinya. Apalagi berdasarkan head to head, Prabowo unggul telak dibandingkan dua rivalnya tersebut.
BACA JUGA: Hasil Survei Indikator, Jarak Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Makin Tipis
Mengacu pada hasil survey, Prabowo Subianto menang tipis dalam pertarungan melawan Ganjar Pranowo. Perolehannya, Ketum Gerindra membungkus angka 52,9% dibandingkan Ganjar 47,1%, selisihnya mencapai 5,8%.
Kemudian, jika dibandingkan dengan Anies Baswedan, Prabowo melesat jauh dengan nilai yang mencapai 65,2%, sedangkan Anies hanya 34,8%.
Itulah mengapa, wacana duet Ganjar-Anies mengemuka belakangan ini. Bukan isapan jempol semata, wacana duet Ganjar-Anies ini bahkan sempat disampaikan langsung oleh Ketua DPP PDI-P Said Abdullah dalam sebuah pernyataan.
Mulanya, Said mengatakan bahwa pihaknya tidak mau meremehkan kekuatan Anies yang menurut beberapa survey memiliki elektabilitas di bawah Ganjar dan Prabowo.
Akan tetapi kemudian, Said menyampaikan bahwa akan menjadi kekuatan yang luar biasanya seandainya Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bersatu di Pilpres 2024.
"Apalagi jika keduanya bisa bergabung menjadi satu kekuatan. Tentu akan makin bagus buat masa depan kepemimpinan nasional kita ke depan, sama-sama masih muda, cerdas, dan energik," kata Said, Senin 21 Agustus 2023.
Jelang Pilpres 2024, RI telah memiliki tiga bacapres yang akan bertarung. Mereka adalah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Akan tetapi, ketiganya belum secara resmi mengumumkan siapa yang akan menjadi bacawapres masing-masing.
Itulah mengapa, beberapa wacana liar tentang pasangan Capres-Cawapres masih akan terus mengemuka. Termasuk peluang kerjasama antara Capres yang telah dicalonkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sebanyak 65 profesi disebut sulit digantikan AI, mulai tenaga medis, guru, hingga arsitek dan pekerjaan kreatif.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.