APBN Defisit Rp240,1 Triliun, Bunga Utang Tembus Rp394,1 Triliun
APBN hingga Agustus 2026 defisit Rp240,1 triliun. Pembayaran bunga utang pemerintah mencapai Rp394,1 triliun.
Yenny Wahid - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebelum menentukan dukungan ke salah satu kandidat calon presiden di Pilpres 2024, Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Yenny Wahid akan menunggu petunjuk almarhum ayahnya Abdurahman Wahid alias Gus Dur.
Menurut Yenny, dirinya punya dua pertimbangan sebelum tentukan dukungan politik ke salah satu pemimpin, yaitu perlu komunikasi dengan yang bersangkutan dan lewat petunjuk spiritual.
BACA JUGA: Pengamat: Yenny Wahid Siap Maju sebagai Cawapres, Suara NU Jadi Rebutan Para Capres
"Saya memiliki mekanisme tambahan, spiritual juga. Jadi saya akan ke makam bapak saya, nunggu petunjuk. Kalau orang lain kan bilang menunggu petunjuk bapak, saya juga menunggu petunjuk bapak yaitu bapak sendiri [Gus Dur]," jelas Yenny ditemui di sela-sela acara Kopdarnas PSI, Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (23/8/2023) malam.
Lebih lanjut, dia mengatakan dekat dengan tiga kandidat kuat calon presiden Pilpres 2024 yang ada sekarang. Pertama, dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang merupakan mantan bosnya.
"Pak Anies itu ketika saya pulang dari ambil master saya dari Amerika, beliau jadi rektor Paramadina dan menawarkan saya jadi dosen. Jadi saya pernah menjadi dosen di Paramadina ketika Pak Anies menjadi rektor. Selain itu kami sering sekali diundang bareng-bareng jadi pembicara dalam forum-forum global," jelas Yenny.
Kedua, dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Yenny mengatakan teman-teman Ganjar merupakan teman-temannya juga, dan mereka juga punya kedekatan ideologi.
"[Ganjar] sebagai seorang nasionalis-marhaen, itu selalu ada himpitan atau ada titik temu dengan kaum Nahdiyin [NU]," ujarnya.
Ketiga, dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Yenny merasa punya kedekatan sejarah sebab dahulu kakek mereka bersahabat dan bertetanggaan. Begitu juga dahulu, suami Yenny pernah jadi kader Gerindra.
"Dulu sebelum suami saya bergabung dengan PSI, dulunya suami saya kader Gerindra. Nah di saat kami berkampanye dengan Gerindra 2009, di situ saya ketemu suami saya. Jadi Pak Prabowo adalah mak comblang saya," ungkap Yenny.
Ketika ditanya awak media peluangnya lebih besar dukung siapa, Yenny hanya tersenyum tanpa menjawab secara lisan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
APBN hingga Agustus 2026 defisit Rp240,1 triliun. Pembayaran bunga utang pemerintah mencapai Rp394,1 triliun.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 22 September 2026 tersedia di lima rute. Tarif promo masih Rp50.000 hingga September.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 22 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 22 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.