Ayah Messi Berpulang, Sang Mega Bintang Ragu Lanjutkan Karier
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengawasan dan penertiban alat peraga kampanye (APK) untuk Pemilu 2024 bakal dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Sleman setelah penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPRD.
Meski demikian, saat ini Satpol PP telah menertibkan keberadaan APK yang dipasang tidak berizin dan menyalahi aturan.
Kepala Satpol PP Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, pemasangan APK sebelum adanya penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPRD sejatinya tidak masalah. Asalkan, keberadaan APK tersebut berizin dan tidak menyalahi lokasi.
BACA JUGA: Kampanye lewat Baliho Masih Marak, Pengamat: Tak Efektif dan Cuma Jadi Sampah
"Jika tidak berizin, tentu langsung kami tertibkan. Kami selalu mengecek dulu perizinan yang ada. Selain itu, jika melanggar posisi akan kami tertibkan," kata perempuan yang akrab dipanggil Evi ini, Selasa (29/8/2023).
Mengenai berapa banyak APK yang telah ditertibkan, Evi mengaku belum mengetahui detailnya. Namun, tindakan penurunan paksa terhadap APK itu dilakukan setelah banyaknya laporan dari masyarakat kepada petugas, dan tidak ada izin.
Sementara terkait dengan pemasangan APK seusai penetapan DCT, Evi mengaku masih terus berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan KPU Sleman. Diharapkan dengan adanya koordinasi ini, maka penindakan atas APK yang melanggar aturan bisa dioptimalkan.
"Sebenarnya koordinasi terus kami lakukan. Nanti kami juga akan intensifkan koordinasi ini dengan teman-teman di Bawaslu maupun KPU," sambung Evi.
BACA JUGA: Kampanye di Kampus Dibolehkan, Bawaslu Sleman Tunggu Regulasi dari Pusat
Terpisah, Ketua Bawaslu Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar mengungkapkan penetapan DCT anggota DPRD kabupaten baru dilakukan pada awal November, kemudian tahapan masa kampanye atau sosialisasi calon legislatif itu dalam aturan dimulai setelah 25 hari penetapan DCT.
Adapun Lamanya akan berlangsung selama 75 hari dari tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024. Sementara saat ini, tahapan masih pengumuman daftar calon sementara (DCS). "Jadi saat ini tidak ada kampanye," kata Arjuna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.