Survei Segara Research: 73,8% Ojol Gabung karena Tak Dapat Kerja Formal
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Ilustrasi Pemilu - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulonprogo, melayani pendaftaran pindah memilih atau daftar pemilih tambahan untuk Pemilu 2024 dari 30 Agustus 2023 sampai 15 Januari 2024.
Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kulonprogo Yayan Mulyana di Kulonprogo, Jumat, mengatakan tahap selanjutnya setelah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 adalah kaitannya dengan pindah memilih atau daftar pemilih tetap tambahan (DPTb).
"Hingga 31 Agustus 2023, KPU Kulonprogo telah melayani 18 pemilih yang masuk dan 23 pemilih yang keluar Kulonprogo," kata Yayan Mulyana, Jumat (1/9/2023).
Yayan mengatakan bahwa pemilih yang telah terdaftar dalam DPT tetapi karena keadaan tertentu ingin menggunakan hak pilihnya di TPS lain, bisa mengajukan permohonan pemindahan ke KPU Kabupaten Kulonprogo.
BACA JUGA: Kampanye Politik di Lingkungan Pendidikan, KISP: Kategorinya Harus Diperjelas
Pengurusan pindah memilih ini bisa ditempat asal atau ditempat tujuan dengan langsung menghubungi PPS/PPK/KPU kabupaten/kota.
"Pendaftaran sejak 30 Agustus 2023 sampai dengan 15 Januari 2024. Untuk alasan tertentu, dilayani sampai 7 Februari 2024," katanya.
Ketua KPU Kabupaten Kulonprogo Ibah Muthiah mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan DPT untuk Pemilihan Umum 2024 sebanyak 345.038 pemilih yang tersebar di 12 kecamatan/kapanewon.
Ibah Muthiah menyebutkan pemilih terdiri atas 168.022 laki-laki dan 177.016 perempuan. "Jumlah DPT Pemilu 2024 di Kulonprogo sebanyak 345.038 pemilih dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) reguler 1.300 lokasi dan dua TPS khusus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.