BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Bank Diminta Tak Naikkan Bunga Kredit
BI Rate naik jadi 5,25%. BI minta bank tak naikkan bunga kredit, likuiditas dijamin longgar lewat pembelian SBN.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI PPP VI di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (17/6/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengklaim hanya nama Sandiaga Salahuddin Uno yang diusulkan untuk jadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Demikian disampaikan oleh Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M. Romahurmuziy alias Rommy terkait hasil pertemuan dengan para ketua umum partai pendukung Ganjar pada pekan lalu.
Sebagai informasi, Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Plt. Ketum Partai Persatuan PPP) Muhamad Mardiono, dan Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) melakukan rapat di Kantor DPP PDIP, kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (4/9/2023). Mereka merupakan ketum parpol pendukung pencapresan Ganjar.
"Perlu kami tegaskan, hanya nama Pak Sandi yang muncul di pertemuan para ketum pekan lalu, karena hanya PPP melalui Pak Mar yang mengajukan nama cawapres, yaitu Pak Sandi, sesuai hasil Rapimnas PPP 17-18 Juni lalu. Sedangkan para ketum lainnya tidak mengajukan nama cawapres siapapun, sehingga praktis tidak ada nama lainnya," ungkap Rommy saat dihubungi, Senin (11/9/2023).
Dia meyakini, Sandi merupakan sosok yang paling pas mendampingi Ganjar pada ajang pilpres tahun depan. Menurutnya, ketua Bappilu PPP sekaligus Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif itu punya basis suara yang berbeda dengan Ganjar serta pengalaman yang tak sedikit.
"Sandi adalah pasangan yang memenuhi seluruh kebutuhan obyektif Mas Ganjar. Sandi adalah satu-satunya nama yang pernah ada di kertas suara pilpres, mewakili suara luar Jawa, berlatar ekonomi, dan berpengalaman birokrasi di tingkat nasional. Serta memiliki fanbase [pendukung] yang jelas, yaitu emak-emak dan milenial," katanya.
BACA JUGA: Sandiaga Tepis Isu PPP Bentuk Koalisasi Baru dengan Demokrat dan PKS
Rommy pun menepis isu wacana pembentukan poros koalisi baru antara PPP, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). PPP, lanjutnya, fokus memenangkan Ganjar di Pilpres 2024.
"[PPP] saat ini tidak dalam posisi mempertimbangkan adanya poros atau koalisi baru, karena dukungan PPP kepada Mas Ganjar didasarkan atas kelanjutan koalisi Ganjar-Taj Yasin Maimoen Zubair di Jawa Tengah," ujarnya.
Lebih lanjut, Rommy mengatakan dalam pertemuan antara empat ketum pendukung Ganjar juga disepakati konsolidasi lanjutan secara regular hingga nantinya cawapres untuk Ganjar disepakati bersama. Pada saat bersamaan, mereka juga akan melihat perkembangan politik parpol atau koalisi lain.
"Para ketum tetap membuka kemungkinan bergabungnya partai-partai lain yang belum memutuskan atau barangkali berubah pikiran," jelasnya.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BI Rate naik jadi 5,25%. BI minta bank tak naikkan bunga kredit, likuiditas dijamin longgar lewat pembelian SBN.
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.