BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Bank Diminta Tak Naikkan Bunga Kredit
BI Rate naik jadi 5,25%. BI minta bank tak naikkan bunga kredit, likuiditas dijamin longgar lewat pembelian SBN.
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Museum dan Galeri SBY-ANI di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (20/5/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyatakan Partai Demokrat menyatakan akan bergabung ke koalisi pendukung pencapresan Prabowo Subianto, yaitu Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Sebagai informasi, Demokrat memang belum masuk ke lokasi manapun usai cabut dukungan atas pencapresan Anies Baswedan dan keluar dari Koalisi Perubahan pimpinan Prabowo. Menurut Viva, kini Demokrat sudah menyatakan akan bergabung ke KIM.
"Partai Demokrat menyatakan siap sedia bekerjasama, bergabung, dan berjuang bersama-sama di Koalisi Indonesia Maju [KIM]," ungkap Viva saat dikonfirmasi, Minggu (17/9/2023).
BACA JUGA: Bakal Cawapres Prabowo Bakal Ditentukan lewat Musyawarah Mufakat
Dia mengatakan senang dan bersyukur sebab KIM akan semakin besar usai bertambah teman seperjuangan PAN, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Garuda, dan Partai Gelora untuk dukung pencapresan Prabowo di Pilpres 2024.
Viva berpendapat, setidaknya ada dua manfaat bergabungnya Demokrat ke KIM. Pertama, basis konstituen akan semakin besar.
"Setiap anggota partai koalisi memiliki basis konstituen akan disinergikan dengan baik dan akan menambah perolehan suara, sehingga peluang untuk menang pilpres akan semakin besar," jelasnya.
Kedua, semakin kompaknya koalisi sebab para partai politik yang tergabung terutama PAN, Demokrat, Gerindra, dan Golkar sudah pernah berkoalisi di pilpres-pilpres sebelumnya.
BACA JUGA: Demokrat Dinilai Lebih Masuk Akal Gabung ke Koalisi Prabowo
"Sehingga tidak ada hambatan komunikasi dan kepentingan di antara anggota koalisi. PAN merasa semakin optimis dengan kehadiran Partai Demokrat akan menambah kekuatan politik dan energi baru yang semakin membuka peluang besar untuk memenangkan Pilpres 2024," tutup Viva.
JIBI sudah coba menghubungi pihak Demokrat untuk menginformasikan klaim pihak PAN, namun belum ada respons hingga berita ini dibuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BI Rate naik jadi 5,25%. BI minta bank tak naikkan bunga kredit, likuiditas dijamin longgar lewat pembelian SBN.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.