Gaji PPPK Terancam, Kemenkeu Salurkan Rp20,5 Triliun
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra memberikan keterangan dalam acara HUT ke-22 Demokrat di Jakarta Pusat, Sabtu (9/9/2023). JIBI/Bisnis-Reyhan Fernanda Fajarihza
Harianjogja.com, JAKARTA - Partai Demokrat merespons kabar yang menyebut pihaknya akan bergabung dengan koalisi pendukung pencapresan Prabowo Subianto atau Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra tidak membantah ataupun mengonfirmasi kabar tersebut. Dia hanya menegaskan Demokrat akan menggelar rapat pimpinan nasional (rapimnas) pada 21 September 2023.
"Mungkin di tanggal itu sudah ada tanda-tanda yang jelas [soal arah koalisi Demokrat]. Bisa juga sebelumnya," ujar Herzaky saat dihubungi, Minggu (17/9/2022).
BACA JUGA: PAN Beri Sinyal Demokrat Merapat ke Koalisi Prabowo, Tambah Amunisi!
Dia menyatakan, yang pasti pengumuman arah koalisi akan diumumkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Oleh sebab itu, Herzaky meminta setiap pihak bersabar.
"Tunggu saja dari Mas AHY. Beliau langsung yang akan menyampaikan," katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyatakan Partai Demokrat menyatakan akan bergabung ke koalisi pendukung pencapresan Prabowo Subianto yaitu KIM.
"Partai Demokrat menyatakan siap sedia bekerjasama, bergabung, dan berjuang bersama-sama di Koalisi Indonesia Maju [KIM]," ungkap Viva saat dikonfirmasi, Minggu (17/9/2023).
BACA JUGA: Demokrat Dinilai Lebih Masuk Akal Gabung ke Koalisi Prabowo
Dia mengatakan senang dan bersyukur sebab KIM akan semakin besar usai bertambah teman seperjuangan PAN, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Garuda, dan Partai Gelora untuk dukung pencapresan Prabowo di Pilpres 2024.
Viva berpendapat, setidaknya ada dua manfaat bergabungnya Demokrat ke KIM. Pertama, basis konstituen akan semakin besar.
"Setiap anggota partai koalisi memiliki basis konstituen akan disinergikan dengan baik dan akan menambah perolehan suara, sehingga peluang untuk menang pilpres akan semakin besar," jelasnya.
Kedua, semakin kompaknya koalisi sebab para partai politik yang tergabung terutama PAN, Demokrat, Gerindra, dan Golkar sudah pernah berkoalisi di pilpres-pilpres sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny