SNBT 2026 Diumumkan 29 Persen Peserta Berhasil Lolos PTN
Hasil SNBT 2026 diumumkan. Sebanyak 256 ribu peserta lolos PTN dari 871 ribu pendaftar dengan tingkat kelulusan 29,42 persen
Ganjar Pranowo dan Pabowo Subianto - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah pengamat politik menilai wacana duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo atau sebaliknya dalam Pilpres 2024 tidak realistis dan sulit terealisasi.
"Saya melihat wacana duet Ganjar dan Prabowo itu kurang realistis," kata Pengamat Politik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad Saidiman di Jakarta, Jumat (22/9/2023)
Menurut Saidiman, Ganjar dan Prabowo sangat kompetitif dan berpeluang memenangi Pilpres 2024. Dia pun meyakini kedua tokoh yang diusung sebagai bakal calon presiden (capres) tersebut tidak mau menjadi orang nomor dua atau bakal calon wakil presiden (cawapres).
"Keduanya juga berasal dari partai terbesar dan sekarang mendapatkan efek ekor jas dari popularitas Ganjar dan Prabowo sebagai (bakal) calon presiden," jelasnya.
BACA JUGA: Survei SMRC: Mayoritas Massa 212 Dukung Anies dan Prabowo
Hal senada juga disampaikan Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno yang menyatakan duet Ganjar dan Prabowo sangat sulit untuk diwujudkan.
"Ini utopis, sulit untuk dibuktikan, tapi sebagai sebuah isu, ya, menarik untuk diperbincangkan," kata Adi.
Selain itu, menurut Adi, koalisi partai politik pengusung kedua juga masih bersikeras untuk mendukung Ganjar dan Prabowo sebagai bakal capres. Hal itu pun akan menyulitkan kedua sosok itu untuk menemukan titik temu. Adi menambahkan bahwa tak menutup kemungkinan wacana tersebut akan hilang seketika.
"Kan tidak mungkin Prabowo itu jadi nomor duanya Ganjar atau Ganjar tak mungkin jadi nomor dua Prabowo," kata Adi.
Selain itu, faktor lain yang mematahkan wacana duet tersebut adalah Ganjar dan Prabowo masing-masing sudah merasa mampu berdiri di kaki sendiri. Oleh karena itu, Adi juga menyarankan agar masyarakat membiarkan kedua sosok tersebut saling berkompetisi satu sama lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hasil SNBT 2026 diumumkan. Sebanyak 256 ribu peserta lolos PTN dari 871 ribu pendaftar dengan tingkat kelulusan 29,42 persen
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.