Trafficking Anak di Bekasi-Jakbar Terbongkar, 9 Korban Diselamatkan
Polda Metro Jaya membongkar jaringan perdagangan dan eksploitasi anak di Bekasi dan Jakarta Barat. Sebanyak 9 korban diselamatkan.
Bambang Wuryanto (tengah)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BOYOLALI—PDIP melakukan investigasi untuk membuktikan kebenaran video yang menampilkan seorang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Boyolali yang mengaku diperintah untuk bersikap tidak netral dan memenangkan salah satu calon pada Pilpres 2024.
"Kami lakukan investigasi, pertanyaannya itu [video rekaman ASN Boyolali] sengaja didesain atau memang fakta? Kami juga masih tanda tanya, bahkan kemarin ada yang bersalaman dengan Ibu [Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri] saja ada yang mendesain, faktanya tidak begitu,” kata Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto di Semarang, Minggu (19/11/2023).
Menurut dia, PDIP akan memberikan tanggapan dan klarifikasi secara resmi jika video rekaman ASN Boyolali tersebut terbukti merupakan fakta.
“Kalau sudah benar itu fakta, baru kami tanggapi, tetapi kalau belum fakta jangan ditanggapi. Kalau ditanggapi berarti saya terjebak dalam urusan yang belum pasti,” ujarnya.
Bambang Pacul, sapaan akrab Bambang Wuryanto, mengungkapkan pihaknya telah melakukan investigasi dengan datang langsung ke Kabupaten Boyolali.
“Kami sudah datang ke sana, lo mas kuwi sopo [Itu siapa]? Pakai baju ASN kuwi sopo? tak tekoni gak ono sing ngaku, wajahe ora kethok Mas [saya tanya tidak ada yang mengaku, wajahnya tidak kelihatan]. Dadi kuwi bener opo ora kita tidak tahu, lha kowe nglakoni ngono opo ora? Ora, lho berarti kuwi dobol-dobolan,” katanya.
BACA JUGA: PSI Pastikan Gelar HUT Partai di Kandang PDIP
Mengenai video rekaman ASN Kabupaten Boyolali itu, Bambang menyebut jika PDIP di Solo Raya cukup kuat. "Jadi, kami harus berhati-hati karena PDIP di Boyolali terlalu kuat, Solo PDIP terlalu kuat di Wonogiri juga kuat sehingga rentan terhadap isu seperti itu," ujarnya.
Sebelumnya, beredar video di media sosial diduga seorang perempuan ASN di Kabupaten Boyolali yang mengaku diperintah untuk memenangkan PDI Perjuangan dan memilih calon presiden 2024, Ganjar Pranowo.
Dalam video berdurasi 1,45 menit ini, ASN tersebut bercerita bahwa dirinya diminta pimpinan untuk memenangkan Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan pada Pilpres 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Polda Metro Jaya membongkar jaringan perdagangan dan eksploitasi anak di Bekasi dan Jakarta Barat. Sebanyak 9 korban diselamatkan.
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab mengoptimalkan PAD melalui digitalisasi retribusi, pemanfaatan aset daerah, hingga pengembangan potensi ekonomi di sekitar.
PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC)
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Di tengah impitan tekanan fiskal dan ketidakpastian geopolitik dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk memastikan setiap rupiah