Keracunan MBG Sidoarjo, 512 Santri Terdampak, BGN Gelar Investigasi
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
Bambang Wuryanto (tengah)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BOYOLALI—PDIP melakukan investigasi untuk membuktikan kebenaran video yang menampilkan seorang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Boyolali yang mengaku diperintah untuk bersikap tidak netral dan memenangkan salah satu calon pada Pilpres 2024.
"Kami lakukan investigasi, pertanyaannya itu [video rekaman ASN Boyolali] sengaja didesain atau memang fakta? Kami juga masih tanda tanya, bahkan kemarin ada yang bersalaman dengan Ibu [Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri] saja ada yang mendesain, faktanya tidak begitu,” kata Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto di Semarang, Minggu (19/11/2023).
Menurut dia, PDIP akan memberikan tanggapan dan klarifikasi secara resmi jika video rekaman ASN Boyolali tersebut terbukti merupakan fakta.
“Kalau sudah benar itu fakta, baru kami tanggapi, tetapi kalau belum fakta jangan ditanggapi. Kalau ditanggapi berarti saya terjebak dalam urusan yang belum pasti,” ujarnya.
Bambang Pacul, sapaan akrab Bambang Wuryanto, mengungkapkan pihaknya telah melakukan investigasi dengan datang langsung ke Kabupaten Boyolali.
“Kami sudah datang ke sana, lo mas kuwi sopo [Itu siapa]? Pakai baju ASN kuwi sopo? tak tekoni gak ono sing ngaku, wajahe ora kethok Mas [saya tanya tidak ada yang mengaku, wajahnya tidak kelihatan]. Dadi kuwi bener opo ora kita tidak tahu, lha kowe nglakoni ngono opo ora? Ora, lho berarti kuwi dobol-dobolan,” katanya.
BACA JUGA: PSI Pastikan Gelar HUT Partai di Kandang PDIP
Mengenai video rekaman ASN Kabupaten Boyolali itu, Bambang menyebut jika PDIP di Solo Raya cukup kuat. "Jadi, kami harus berhati-hati karena PDIP di Boyolali terlalu kuat, Solo PDIP terlalu kuat di Wonogiri juga kuat sehingga rentan terhadap isu seperti itu," ujarnya.
Sebelumnya, beredar video di media sosial diduga seorang perempuan ASN di Kabupaten Boyolali yang mengaku diperintah untuk memenangkan PDI Perjuangan dan memilih calon presiden 2024, Ganjar Pranowo.
Dalam video berdurasi 1,45 menit ini, ASN tersebut bercerita bahwa dirinya diminta pimpinan untuk memenangkan Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan pada Pilpres 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
Peneliti Jepang mengembangkan program e-Bocchi untuk membantu anak menghadapi kesepian, meningkatkan kemampuan mencari bantuan, dan mencegah depresi.
Petisi penolakan proyek geothermal Gunung Ungaran menembus 7.000 dukungan. Pemprov Jateng memastikan perizinan dan amdal dikaji ketat.
Muhammadiyah meminta polisi tidak tebang pilih mengusut dugaan kekerasan yang melibatkan anggota maupun ormas berdasarkan bukti hukum.
Dokter UGM mengingatkan pentingnya mengontrol kolesterol dan menerapkan gaya hidup sehat untuk menekan risiko penyakit jantung dan stroke.
Program Manajemen Talenta Nasional di ISI Jogja menyiapkan talenta seni, olahraga, riset, dan inovasi untuk berkontribusi pada ekonomi nasional.