Ruang Digital Bisa Menjadi Pintu Masuk Kekerasan Seksual pada Anak
Ruang digital semakin lekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, di balik kemudahan akses tersebut, terdapat ancaman yang mengintai.
Suasana pelaksanaan bedah buku berjudul Nutrisi Penting untuk Cegah Stunting yang digelar di Balai Padukuhan Semuluh Lor, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, Kamis (21/5)/ Harian Jogja - David Kurniawan
GUNUNGKIDUL - Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
Hal ini disampaikan oleh narasumber bedah buku berjudul Nutrisi Penting untuk Cegah Stunting, Aisyah, di Balai Kalurahan Semuluh Lor, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, Kamis (21/5).
“Kasus stunting terjadi pada anak, namun ibu juga harus mendapat perhatian agar kasus bisa dicegah,” kata Aisyah, Kamis.
Menurut dia, untuk memastikan ibu tetap sehat selama kehamilan, tidak hanya dilakukan pemeriksaan secara rutin. Pemenuhan gizi juga sangat penting agar janin yang dikandung bisa tumbuh sehat.
Selain itu, para ibu juga harus tidak kekurangan darah karena penyakit ini bisa memicu terjadinya stunting pada anak. Untuk pemenuhan tambah darah tak harus dilakukan dengan minum obat karena ada sayuran yang terbukti bisa menjadi media penambah darah.
“Bisa dengan mengonsumsi kembang turi, bayam Brazil hingga pegagan. Jamur kuping yang dimasak juga bisa menjadi media tambah darah secara alami,” katanya.
Menurut Aisyah, kesehatan ibu sangat penting untuk memastikan anak bisa tumbuh dengan baik sehingga tidak terkena stunting. Dalam agenda bedah buku yang digelar, dia juga memberikan tips agar anak mudah makan dengan memberikan kombinasi sayuran dan buah yang dibuat jus.
“Saya sudah menerapkan pada anak saya sendiri. Awalnya susah makan, tapi saat dibuatkan jus sayuran dengan buah, jadi lahap dan menghabiskannya sehingga nutrisinya tetap terpenuhi,” katanya.
Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, mengatakan bedah buku yang digelar di Padukuhan Semuluh Lor menjadi upaya untuk memberikan pengetahuan dan wawasan berkaitan dengan penanganan maupun Pencegahan stunting pada anak. Diharapkan buku yang diberikan bisa dipergunakan untuk media belajar sehingga masyarakat dapat ikut berperan dalam memerangi stunting di DIY, khususnya di Kabupaten Gunungkidul.
Menurut dia, bedah buku yang digelar tidak hanya untuk menambah wawasan masyarakat tentang pencegahan stunting. Pasalnya, lewat kegiatan ini juga menjadi upaya dari Pemda DIY untuk meningkatkan minat baca di masyarakat.
“Tema bukunya banyak dan disesuaikan dengan kondisi di masyarakat. kalau di Padukuhan Semuluh Lor tentang pencegahan stunting, sedangkan kemarin [Rabu 20/5] di Balai Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Tanjungsari, mengusung tema budi daya bawang merah,” katanya.
Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Hari Setyawan, mengatakan bedah buku terselenggara berkat kerja sama dengan DPRD DIY. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca di masyarakat.
“Masyarakat sangat sibuk dengan aktivitasnya, maka jarang ke perpustakaan. Untuk memudahkan akses, dilaksanakanlah bedah buku ke tingkat RT, RW maupun padukuhan guna memberikan kemudahan akses dalam literasi,” katanya.
Menurut Hari, dalam program bedah buku, DPAD DIY tidak hanya memberikan buku, tetapi juga mendatangkan pemateri untuk memberikan pengetahuan tentang isi buku yang dibedah.
“Agar masyarakat bisa memahami lebih cepat, dan harapannya buku yang dibawa pulang bisa dibaca oleh seluruh anggota keluarga peserta,” katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ruang digital semakin lekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, di balik kemudahan akses tersebut, terdapat ancaman yang mengintai.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
PDIP Jawa Tengah belum menentukan sikap atas penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani oleh KPK. Partai masih menunggu rilis resmi.
Parfait stroberi dan yogurt kaya protein, serat, dan probiotik, bantu kenyang lebih lama dan dukung program penurunan berat badan.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.