JBBA 2026: Investasi Manusia Jadi Kunci Masa Depan
Klaster pendidikan menjadi salah satu penilaian dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026. Melalui klaster ini, JBBA menegaskan
ARTJOG 2026 - Exhibition View Generatio Continua_ Death as the Catalyst for the Rebirth of a Generation - Roby Dwi Antono -Photographer Herryawan Indra.JPG./ Ist
JOGJA - Di awal gelombang baru seniman Indonesia pada 2010-an yang identik dengan gaya pop art, pop surealisme, dan seni lowbrow, Roby Dwi Antono muncul sebagai sosok seniman otodidak yang menonjol pada era tersebut. Kini berbasis di Yogyakarta, Roby memulai praktik berkaryanya dengan menghadirkan dunia visual yang dipenuhi karakter khas, seperti kelinci, anak-anak, dan hewan humanoid. Melalui pendekatan itu, Roby membangun ingatan dan fantasi masa kecilnya secara sentimental.
Sejak sekitar 2019–2020, Roby mulai memperdalam praktik artistiknya dengan mengupas lapisan demi lapisan tema pemahaman diri dan kesadaran. Pada saat yang sama, ia mengundang setiap penikmat karyanya untuk memasuki rasa cemas yang tak kasatmata terhadap perubahan zaman.
Dalam artikel ini, kita akan mendalami seri karya instalasi Roby Dwi Antono bertajuk GENERATIO: CYCLUS VITAE yang menyoroti wacana generasi, perubahan, dan siklus kehidupan. Presentasi ini dipamerkan dalam ARTJOG 2026 ARS LONGA: GENERATIO, yang berlangsung pada 19 Juni hingga 30 Agustus 2026.
Roby menghadirkan seri karya tersebut dalam tiga bagian yang saling berkaitan. Pada bagian fasad ARTJOG, Roby menyajikan instalasi Vulnera: The Scar of Intergenerational Wound berupa rangkaian lempeng terakota yang disusun dalam pola terinspirasi dari proses pembangunan candi. Di bagian tengahnya terdapat bentuk cembung dengan sebuah rongga vertikal yang menyerupai perut hamil sekaligus merepresentasikan luka yang telah mengering. Melalui karya ini, Roby menegaskan bahwa luka merupakan warisan antargenerasi yang membentuk nilai dan cara berpikir baru bagi generasi berikutnya.
.jpg)
Di balik susunan lempeng terakota tersebut, Roby menuntun pengunjung memasuki suasana yang lebih intim, seolah memasuki tubuh setelah representasi perut dihadirkan pada bagian fasad. Di ruang inilah Roby mengembangkan pameran tunggalnya, That Peculiar (2023), dengan menghadirkan sejumlah elemen yang asing, liyan, namun sekaligus sentimental.
Dilengkapi rekaman ultrasonografi dari arsip medis mengenai janin dalam rahim seorang ibu, The Collective Womb and the Alien Generation mengajak pengunjung mengalami suasana yang privat, sekaligus rentan dan rapuh. Dengan menyebut ruang tersebut sebagai "rahim kolektif", Roby menghadirkan metafora untuk merefleksikan siklus keberlanjutan generasi, termasuk kelahiran yang baru dan kematian yang lama, yang berjalan berdampingan dengan proses penerimaan maupun penolakan terhadap warisan dari generasi sebelumnya.
Seri karya Roby tidak berhenti menantang refleksi tentang siklus kehidupan. Pada bagian terakhir, ia menghadirkan instalasi patung berbentuk kepala dengan tiga wajah berlapis melalui karya Generatio Continua: Death as a Catalyst for Generational Rebirth. Setiap lapisan wajah menggambarkan transisi yang berlangsung secara berkesinambungan.
Terinspirasi oleh filsafat Aztec yang memandang kematian bukan sebagai fase akhir, Roby mengartikulasikan kematian sebagai gerbang menuju pembaruan. Instalasi tiga wajah tersebut menjadi metafora yang mewakili setiap tahapan kehidupan, yakni masa kanak-kanak, dewasa, penuaan, kematian, hingga kelahiran kembali.
Di bawah instalasi tersebut terdapat genangan air yang terinspirasi oleh "Tuk", mata air yang memancar sebagai sumber kehidupan, dengan aliran yang terus bergerak untuk menyaring sekaligus menciptakan kemurnian. Lapisan wajah di bagian tengah instalasi meneteskan air mata yang perlahan jatuh ke dalam genangan air. Tetesan itu melambangkan warisan luka dari generasi transisi kepada generasi baru yang lahir dengan kemurnian dalam sebuah siklus yang terus berlanjut.
Melalui karya ini, Roby memperluas pemahaman kita mengenai peradaban sebagai sebuah siklus panjang yang tersusun dari pengalaman berlapis, di mana prosesnya mewariskan rasa sakit, keterasingan, dan kerapuhan dari satu generasi ke generasi berikutnya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klaster pendidikan menjadi salah satu penilaian dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026. Melalui klaster ini, JBBA menegaskan
Ruang digital semakin lekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, di balik kemudahan akses tersebut, terdapat ancaman yang mengintai.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan. Harta Rp9,1 miliar, garasi Rp475 juta.
Discord akui bug sistem moderasi blokir 8.200 akun gegara AI salah identifikasi gambar kotak-kotak dari Minecraft & catur. Semua akun diklaim pulih, tapi penggu
Pemkab Bantul menyiapkan Perbup penataan tiang fiber optik. Ke depan satu tiang dapat digunakan beberapa operator untuk mengurangi kesemrawutan jaringan.
Penelitian ungkap stres terbesar ibu berasal dari pasangan, bukan anak. 46% ibu AS merasa suami lebih bikin stres. Pembagian tugas rumah tangga tak seimbang jad