Satu Dekade Warisan Bank Jateng Borobudur Marathon
Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Bank Jateng Borobudur Marathon
Transaksi Judi Online Tembus Rp1.200 Triliun, Mahasiswa Unisa Yogyakarta Perkuat Kampanye Pencegahan./ ist
Transaksi Judi Online Tembus Rp1.200 Triliun, Mahasiswa Unisa Yogyakarta Perkuat Kampanye Pencegahan
SLEMAN – Judi online (judol) dinilai telah menjadi persoalan yang kompleks dan memiliki daya rusak besar. Merespons kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar serangkaian kegiatan edukasi, kampanye, seminar, hingga awarding sebagai upaya mencegah maraknya judi online.
Puncak rangkaian kegiatan pencegahan judol yang dikemas dalam seminar dan awarding digelar di Hall Baroroh Baried Unisa Yogyakarta, Kamis (9/7/2026). Acara bertajuk Ajang Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Antariksa) ini mengusung tema "Strategi Anti-Adiksi dan Literasi Digital untuk Memutus Rantai Judi Online."
Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Urusan Internasional Unisa Yogyakarta, Ali Imron, mengatakan judi online bukan fenomena yang sederhana. Di baliknya terdapat strategi komunikasi yang membuat aktivitas tersebut seolah-olah aman dan berisiko rendah, padahal dampaknya sangat merugikan.
"Oleh karena itu kita harus istiqomah (teguh pendirian/konsisten) sebagai mahasiswa mengedukasi masyarakat bahwa judi online adalah sesuatu yang harus dilawan," ujar Ali Imron.
Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (OJK DIY), Rinto Sasetyo, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
"Praktik judi online di Indonesia tidak hanya dipandang sebagai masalah hukum, tetapi juga mencerminkan rendahnya literasi keuangan masyarakat. Akses yang semakin mudah melalui smartphone membuat permainan haram ini sulit dibendung, terutama di kalangan anak muda dan kelompok tertentu yang rentan secara finansial," kata Rinto.
Pengawas Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis OJK DIY, Rosi Kho Arliyani, memaparkan materi mengenai literasi keuangan digital serta data pengaduan masyarakat. Berdasarkan data Indonesia Anti Scam Centre yang disampaikan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat lebih dari 12.000 laporan penipuan, sementara secara nasional jumlah laporan mencapai lebih dari 608 ribu kasus.
Rosi juga menjelaskan peran Satuan Tugas Penanganan Aktivitas Keuangan Tanpa Izin (Satgas PASTI) dalam menindak entitas keuangan ilegal dan situs judi online.
"Penting untuk kami sampaikan, di kantor kami tersedia layanan konsultasi. Layanan pay later harus dipahami secara jelas, termasuk risiko-risikonya, tidak hanya kemudahannya," kata Rosi.
Rosi menjelaskan OJK memiliki kewenangan memerintahkan bank memblokir rekening yang terindikasi digunakan untuk judi online sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Ia juga mengingatkan ancaman hukuman bagi pelaku judi online dapat mencapai 10 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Selain menjelaskan aspek hukum, Rosi juga memaparkan ciri-ciri modus judi online yang menyamar sebagai gim biasa. Ia turut menjelaskan tawaran investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan tanpa risiko, serta perbedaan pinjaman online legal dan ilegal yang penting dipahami masyarakat sebelum menggunakan layanan keuangan digital.
Tenaga Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Donny Budi Utoyo, memaparkan materi bertajuk "3S Neo Internet Sehat: Sadar, Saring, Seimbang di Ruang Ketiga Digital." Ia menjelaskan bahwa kecanduan digital bekerja melalui siklus trigger, action, reward, dan investment yang dirancang agar pengguna terus kembali.
"Algoritma sengaja dibuat agar pengguna datang lagi dan datang lagi. Maka rugilah platform seperti TikTok dan Instagram jika tidak ada yang terus melakukan scroll," ujar Donny.
Dalam materinya, Donny memetakan enam ancaman utama di ruang digital anak muda, yaitu judi online, pornografi digital, radikalisme online, narkoba digital, scam atau penipuan digital, serta toxic validation. Ia menekankan bahwa judi online masuk melalui rasa nyaman dan penasaran, bukan paksaan, sehingga korban sering kali tidak menyadari dirinya mulai terjebak.
"Bagaimana jebakan judi online bekerja, pintu masuknya banyak. Terkadang kita mencari reward secara cepat melalui judi online. Yang perlu diterapkan adalah prinsip 3S, yaitu Sadar, Saring, dan Seimbang sebagai strategi keluar dari jebakan tersebut," kata Donny.
Senior Brand Manager GoPay Indonesia, Irwan Ari Wibowo, membawakan materi "Dari Edukasi ke Perubahan Perilaku: Strategi Mengelola Narasi Melalui Kampanye Judi Pasti Rugi." Ia mengungkapkan data yang menunjukkan besarnya skala persoalan judi online di Indonesia. Menurutnya, judol telah menjadi krisis nasional yang memiliki daya rusak besar.
Berdasarkan data yang dipaparkan, nilai transaksi judi online di Indonesia mencapai sekitar Rp1.200 triliun dengan sekitar 8,8 juta pemain. Mayoritas berasal dari kalangan menengah ke bawah, sementara sekitar 440 ribu di antaranya merupakan anak di bawah umur. Transaksi judi online juga tercatat tumbuh lebih dari 316 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Irwan menjelaskan gerakan Judi Pasti Rugi yang diinisiasi GoTo telah melakukan tur edukasi ke 66 kota di 21 provinsi dan menjangkau sekitar 60 juta masyarakat Indonesia melalui aktivasi lapangan, media sosial, serta kolaborasi dengan media nasional.
"Judi Pasti Rugi merupakan gerakan yang diinisiasi oleh GoTo dan didukung oleh mitra-mitra strategis untuk memperkuat narasi publik yang sehat," ujar Irwan.
Ia menambahkan, tantangan terbesar kampanye tersebut adalah melawan miskonsepsi bahwa judi online dapat menghasilkan keuntungan. Padahal, sistem permainan dirancang agar bandar selalu menang, sedangkan kemenangan awal hanya dimanfaatkan untuk menciptakan ketergantungan.
Ketua Antariksa 2026, Anwar Annas Rifai, menyampaikan Antariksa bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta untuk berkreasi, berinovasi, berkolaborasi, sekaligus menghadirkan edukasi yang berdampak bagi masyarakat.
"Tahun ini kami kembali mengangkat isu judi online karena kami melihat dampaknya masih sangat besar, baik dari sisi psikologis, ekonomi, maupun sosial," ujar Anwar.
Anwar juga mengungkapkan bahwa Antariksa 2026 sebelumnya telah menghadirkan berbagai program, mulai dari Antariksa Goes to School di 16 sekolah se-DIY, Geber Warga, Antariksa Competition, pembagian sweet card, Social Movement di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, hingga petisi daring yang berhasil mengumpulkan 3.514 tanda tangan sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap gerakan stop judi online.
Pada puncak acara, Antariksa juga meluncurkan gim edukasi untuk pencegahan judi online. Selain itu, panitia memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba poster dan videografi edukasi pencegahan judol. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Bank Jateng Borobudur Marathon
Toyota masih terlaris Juni 2026 (22.809 unit wholesales). BYD dan Jaecoo tembus 10 besar. Honda turun ke peringkat 9. Penjualan naik 32,9%.
Kaspersky mengungkap lebih dari 140 juta upaya phishing diblokir pada kuartal pertama 2026. Ancaman penipuan berbasis AI kini semakin sulit dideteksi.
Jumlah penumpang Trans Jogja Trayek 13 meningkat hampir 20 persen setelah rute diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih, Seyegan, Sleman.
Klaster pendidikan menjadi salah satu penilaian dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026. Melalui klaster ini, JBBA menegaskan
Harga tiket Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 anjlok 60%! Tiket dari US$2.950 jadi US$1.200. Penyebab: AS dan Ronaldo tersingkir di babak 16