Art Competition 2026 Digelar, Jogja Jadi Pusat Kreativitas Seniman
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.
Ilustrasi kotak suara pemilu - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulonprogo mendorong generasi muda di wilayah ini bisa menjadi pemilih pemula yang cerdas dan berintegritas untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang berkualitas.
Ketua Bawaslu Kulonprogo Marwanto di Kulonprogo mengatakan pemilu berkualitas akan menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat sesuai harapan masyarakat dalam rangka membangun dan memajukan Indonesia.
"Generasi muda adalah aset pemilih cerdas dan berintegritas, harapannya pemilihannya menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat sesuai harapan masyarakat," kata Marwanto, Minggu (19/11/2023)
Menurut dia, pemilih pemula tidak hanya dituntut untuk cerdas saja, tapi juga berintegritas. Kalau hanya cerdas, sering diplesetkan, kalau datang ke bilik suara tidak mendapat imbalan sering dikatakan tidak cerdas.
Selain itu, pemilih muda juga harus berintegritas, yakni berpartisipasi saat hari pencoblosan dengan berlandaskan keyakinan.
"Jika meyakini politik uang, sogokan, itu haram, maka tidak dilakukan. Itu namanya berintegritas," katanya.
BACA JUGA: Bawaslu Kulonprogo Minta Ada Kesepakatan Bersama soal Pemasangan APK di Objek Wisata
Marwanto menambahkan untuk merawat demokrasi, mestinya tidak berhenti pada saat kegiatan pemungutan suara saja.
Pemungutan suara itu sekadar let’s vote, memungut suara pemilih yang sejatinya hanya angka-angka untuk dikonversi menjadi kursi di legislatif dan eksekutif.
"Suara dari rakyat yang berpengaruh justru saat mengawal pemerintahan hasil pemilu. Bagaimana rakyat mengawal pemerintah membuat dan melaksanakan kebijakan, inilah tahap let’s voice sebenarnya," katanya.
Anggota KPU Kulonprogo Puja Rasa Satuhu juga berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024.
"Gunakan hak pilih dengan memilih pemimpin dan wakil rakyat sesuai hati nurani," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.
AC Milan pecat Allegri usai gagal ke Liga Champions 2026. Rossoneri juga rombak manajemen setelah finis kelima Serie A.