Garebeg Besar 2026 Digelar Sederhana, Tanpa Kirab Prajurit
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Relawan militan paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Jawa Tengah dan Yogyakarta mengaktifkan Posko TPS Gerakan Rakyat untuk memenangkan AMIN dalam Pilpres 2024. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Relawan militan paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Jawa Tengah dan Yogyakarta mengaktifkan Posko TPS Gerakan Rakyat untuk memenangkan AMIN dalam Pilpres 2024.
Deputi Relawan dan Partisipasi Publik Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin (Timnas AMIN), Bambang Sutedjo menyampaikan bahwa peresmian Posko TPS Gerakan Rakyat di Jogja, Soloraya, dan Semarang (Joglosemar) bertujuan untuk memperkuat basis dukungan masyarakat terhadap AMIN.
"Kami langsung terjun ke lapangan di Jawa Tengah dan DIY [6-11 Desember 2023] untuk memastikan Posko TPS Gerakan Rakyat sudah tersedia di tiap-tiap TPS di wilayah ini. Alhamdulillah, kami merasakan kuatnya dukungan masyarakat di Jawa Tengah dan DIY terhadap AMIN," tuturnya melalui keterangan persnya, Senin (11/12/2023).
BACA JUGA: Diaspora di Jepang Deklarasikan Dukungan untuk Pasangan AMIN
Pada Minggu (10/11/2023), Bambang memantau langsung Posko TPS Gerakan Rakyat di 5 titik. Posko di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten, posko di Desa Tulung, Kecamatan Tulung, Klaten, posko di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, dan Posko TPS 3.7.5 di Jalan Jetis Raya No. 15, Gentan Baki, Sukoharjo serta Posko TPS Gerakan Rakyat di DIY.
Kemudian, pada Senin (11/12/2023), Bambang juga melakukan pembentukan dan aktivasi Posko TPS Gerakan Rakyat di Cemara Coffee & Kitchen di Banyumanik, Kota Semarang.
Posko TPS Gerakan Rakyat akan didirikan di setiap TPS di tanah air. Oleh sebab itu, sebelum pencoblosan Pilpres 14 Februari 2024, dia memastikan, sekitar 820.000 Posko TPS Gerakan Rakyat telah tersedia.
Posko TPS Gerakan Rakyat ini untuk pemenangan paslon nomor 1 Anies-Muhaimin (AMIN) sampai di titik terdepan dan terdekat, yaitu tiap TPS di seluruh Jawa, bahkan selanjutnya seluruh penjuru tanah air. Posko Rakyat ini selain mengawal suara pasangan AMIN juga ikut andil dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.
Di depan para relawan, Bambang menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat kini sadar perlunya perubahan atas kondisi berbagai aspek kehidupan yang sedang 'tidak baik-baik saja'.
Menurutnya, jika masyarakat tidak bersatu untuk memenangkan paslon terbaik, bisa dipastikan oligarki yang membiayai. "Akhirnya presiden dan wakil presiden terpilih kembali terbeli oleh oligarki. Kita semua tidak menghendaki itu terjadi karena telah lama rindu akan kehidupan yang lebih baik bagi semua. Jangan sampai kelompok pengusaha hitam yang berkuasa," tegas Bambang.
Berbagai elemen warga itu bekerja secara mandiri dengan biaya sendiri dalam menjalankan langkah pemenangan. Misalnya dalam pembuatan alat peraga kampanye (APK) sederhana. Juga, biaya konsumsi pertemuan-pertemuan relawan dipenuhi dari sumbangan masing-masing relawan alias menu diambil dari rumah masing-masing. Inilah esensi Dapur AMIN.
Mengenai potensi kecurangan pemilu, segenap relawan AMIN diminta agar tidak perlu terlalu risau. Pasalnya, tim hukum yang menanganinya. Terpenting bagi seluruh jaringan relawan, menurut Bambang, tetap fokus pada langkah konkret dalam menjaga dan mengawal suara AMIN melalui Posko TPS Gerakan Rakyat.
"Relawan di posko pasti mengenal seluruh pemilih. Waktu yang semakin sempit sekarang harus dimanfaatkan untuk memaksimal elektoral paslon AMIN," tandas Bambang.
Muna Basyir, Koordinator Emak-Emak Relawan Dewi Sri Solo Raya, menyatakan komitmennya ikut dalam gelombang Gerakan Rakyat memenangkan pasangan calon (paslon) AMIN.
"Sebagian besar kaum perempuan hampir sepuluh tahun terakhir merasakan kehidupan tidak menentu, yang bikin gregetan," ujar Muna.
Para emak-emak menyoroti mahalnya harga bahan kebutuhan pokok, mahalnya biaya berobat dan pendidikan. "Kaum perempuan ingin perubahan ke arah yang lebih baik. Kami telah memikirkan matang-matang, Mas Anies dan Cak Imin yang mampu memberikan kehidupan lebih baik."
Umi Fatimah, aktivis Aisyiyah Muhammadiyah Kecamatan Tulung, Klaten mengatakan bahwa kesiapan jajarannya dalam mendukung paslon AMIN. "Kaum perempuan Kecamatan Tulung siap memenangkan AMIN," tutur Fatimah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)