Pengangguran di DIY Menurun, Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbesar
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
Calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2023). (JIBI/Bisnis- Lukman Nur Hakim)\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Calon Presiden (Capres) Anies Rasyid Baswedan optimistis mendapat banyak suara di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Padahal selama ini Jateng diklaim sebagai basis dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang mengusung Ganjar-Mahfud.
Selain diperkirakan menjadi basis kuat kubu Ganjar-Mahfud, Jawa Tengah diperkirakan juga menjadi basis dari cawapres Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka yang juga berpengalaman sebagai Walikota Solo.
BACA JUGA: Suhu Udara di Jogja Bisa Mencapai 33 Derajat Celcius, Waspadai Potensi Hujan Lebat
Anies mengatakan basis kerap dikaitkan dengan dengan latar belakang, gerakan tradisional, atau ikatan kepartaian dan sosiologis. Namun, saat ini masyarakat lebih menginginkan perubahan kondisi ekonomi dan memikirkan kebutuhan pokok dibanding dengan ikatan basis kepartaian.
"Sekarang posisi dimana rakyat menginginkan perubahan, dan perubahan itu bukan terkait dengan ideologi atau terkait dengan basis, tapi terkait dengan kebutuhan pokok, nasib, lapangan kerja," ujar Anies, mengutip Antara, Senin (25/12/2023).
Pada Minggu (24/12/2023), Anies menghadiri acara Istighosah Kubro Masyayich & Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Cabang ke-20 Semarang dan deklarasi dukungan untuk Anies-Muhaimin (AMIN) di Kabupaten Semarang, Jateng.
Anies Baswedan menjelaskan, saat berkampanye berkeliling wilayah di Jateng, masyarakat selalu menyuarakan perubahan kondisi menyangkut kebutuhan pokok, terbukanya lapangan kerja, dan subsidi pupuk untuk petani.
"Kami cukup optimistis bahwa pertimbangan-pertimbangan itu makin hari makin mewarnai masyarakat dalam mengambil sikap ke depan," tutur Anies.
Khusus untuk persentase dukungan, Timnas AMIN masih mengkaji sejauh apa kemajuan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Mantan rektor Universitas Paramadina itu menambahkan, melalui visi-misi perubahan yang digaungkannya bersama cawapres Muhaimin, kondisi buruk perekonomian masyarakat saat ini akan segera dibenahi bila terpilih memimpin Indonesia pada 2024.
Diketahui, dukungan sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah terus mengalir untuk paslon AMIN. Terbaru, Ponpes Lirboyo Cabang ke-20 Semarang dan para alumni pesantren juga telah dideklarasikan pada Minggu siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan ormas menyampaikan lima tuntutan dalam Aksi Rakyat Bela Indonesia di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
Bapanas dan Satgas Pangan Polri memperketat pengawasan distribusi beras SPHP dan RPK menyusul temuan pengoplosan serta penjualan kembali dengan harga tinggi.
Pemkot Jogja menyiapkan pembiayaan melalui Jamkesda bagi korban kekerasan saat demonstrasi 28 Oktober 2026 setelah verifikasi Dinsos.
KSPSI AGN-ATUC Gunungkidul mengusulkan UMK 2027 minimal Rp2.659.000 atau naik 7,5%-10% demi menjaga daya beli pekerja.