Barantin Kerahkan Satgas 24 Jam Awasi Hewan Kurban
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Baliho bertuliskan #SoloBukanGibran yang terpasang di Jalan Setia Budi, Kota Surakarta, Jawa Tengah./Antara
Harianjogja.com, SOLO—Di Solo muncul spanduk penolakan terhadap calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 sekaligus Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Spanduk itu bertuliskan “Solo Bukan Gibran”.
Terkait dengan hal itu, Gibran mengaku tidak mempermasalahkan munculnya spanduk penolakan terhadap dirinya tersebut. “Ya, enggak apa-apa,” kata Gibran di Kota Solo, Rabu (27/12/2023).
Di tengah munculnya penolakan terhadap dirinya tersebut, Gibran mengaku tetap optimistis bisa meraih banyak suara masyarakat Kota Solo pada Pilpres 2024.
Meski demikian, putra sulung Presiden Joko Widodo itu enggan menjelaskan target perolehan suara untuk pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu pada Pilpres 2024. “Ya, optimistis saja. Makasih,” kata Gibran singkat.
Senada dengan Gibran, calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, juga bersikap santai. Dia meminta pendukungnya untuk tetap tenang dan santai menyikapi penolakan tersebut.
Dia mengimbau para simpatisan dan partai koalisi agar tetep membawa kesejukan di dalam proses demokrasi.
“Sudahlah, sudah. Mari hadapi dan tanggapi demokrasi ini dengan baik dan sejuk,” kata dia di Jakarta, Selasa (26/12/2023).
Prabowo juga memastikan bahwa dirinya dan Gibran akan menyikapi semua proses demokrasi dengan santai tanpa emosi dan amarah. “Tenang tenang saja, baik-baik saja semua ya,” katanya.
Seperti diketahui, yel Solo bukan Gibran terdengar saat capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, memimpin apel Satgas PDIP di Taman Sunan Jogo Kali, Kelurahan Pucangsawit, Jebres, Solo. Kendati demikian, Ganjar pun memilih tidak berkomentar soal yel tersebut.
Pernyataan Solo bukan Gibran juga sempat muncul di spanduk bertuliskan #SoloBukanGibran di jembatan kali Pepe Jalan Setia Budi, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Saat ini, spanduk tersebut telah dicopot.
Sebelumnya, Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus mantan wali kota Surakarta F. X. Hadi Rudyatmo mengaku tidak tahu dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Solo Bukan Gibran” tersebut. “Aku ora ngerti, aku ora tau masang koyo ngono. [Saya tidak tahu, saya tidak pernah memasang seperti itu]. Ngapain ngurus-ngurus kayak gitu,” kata Rudy.
Dia juga mengaku tidak tahu siapa yang memasang spanduk tersebut penolakan terhadap Gibran tersebut. “Balihonya, ya, capres-cawapres Ganjar-Mahfud, nomor 3 dicoblos. Itu saja yang kami (PDI Perjuangan) buat. Kalau itu (spanduk Solo Bukan Gibran) yang buat siapa, saya enggak tahu,” jelasnya.
Menurut dia, daripada mengurus hal-hal yang tidak penting, dia memilih untuk mengurus program unggulan pasangan calon Ganjar Pranowo-Mahfud MD. “Ngurus sosialisasi KTP Sakti. Itu saja cukup,” ujar Rudyatmo.
KTP Sakti adalah salah satu program kerja yang diusung Ganjar-Mahfud untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akses jaminan pendidikan, kesehatan, hingga berusaha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Antara
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)