SV UGM Gandeng Jobstreet dan Austrian Business Agency

Media Digital
Media Digital Kamis, 21 Mei 2026 11:52 WIB
SV UGM Gandeng Jobstreet dan Austrian Business Agency

Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat SV UGM, Wiryanta (tiga dari kiri) bersama mitra sedang membuka SV UGM Career Days 2026 di GIK UGM, Kamis (21/5/2026)./ Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono

SV UGM Gandeng Jobstreet dan Austrian Business Agency, Buka Peluang Kerja Global bagi Lulusan

SLEMAN—Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026) hingga Jumat (22/5/2026). Selain memfasilitasi lulusan dan pencari kerja, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia industri dan lembaga internasional.

Dalam kegiatan tersebut, SV UGM menggandeng Jobstreet by SEEK dan Austrian Business Agency untuk membuka akses peluang kerja nasional hingga internasional bagi mahasiswa dan lulusan.

Ketua Panitia Career Days UGM 2026, Agustinus Winarno, mengatakan kegiatan tahunan itu menghadirkan 37 perusahaan dari berbagai sektor industri. Menurutnya, kehadiran mitra internasional menjadi pembeda dalam pelaksanaan tahun ini.

“Yang unik pada tahun ini kita kedatangan tamu yang membuka peluang kerja ke luar negeri, salah satunya ke Austria dan ada yang ke Jepang. Kami menargetkan bagaimana sinergi dan menghilirisasikan apa yang ada di universitas dengan kebutuhan industri,” kata Agustinus ditemui di GIK UGM, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, SV Career Days tidak hanya menghadirkan pameran kerja, tetapi juga sesi talkshow industri dan fasilitas walking interview untuk mempercepat proses rekrutmen mahasiswa ke dunia kerja.

Melalui SV Career Days UGM 2026, Agustinus berharap perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi kepada bangsa dan generasi muda.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat SV UGM, Wiryanta, menegaskan bahwa Career Days menjadi ruang pertemuan antara talenta, kesempatan, dan kebutuhan industri. Kegiatan INI terbuka tidak hanya untuk alumni UGM, tetapi juga lulusan perguruan tinggi lain hingga siswa SMA dan SMK.

“Pertemuan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi masih banyak kolaborasi yang bisa dikembangkan dengan mitra, mulai dari penempatan tenaga kerja, magang, riset hingga penyaluran CSR,” kata Wiryanta.

Wiryanta menambahkan, SV UGM tengah memperkuat orientasi internasional bagi lulusan vokasi. Hal itu dilakukan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja global yang terus meningkat di berbagai negara.

“Kami membuka peluang yang lebih banyak bagi mahasiswa untuk bisa bekerja baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Negara-negara luar negeri sekarang banyak yang mengalami kekurangan tenaga kerja dan itu menjadi peluang bagi lulusan UGM,” katanya.

Ia juga menyebut sektor teknologi informasi dan lingkungan menjadi bidang yang paling banyak diminati industri saat ini. Dalam pelaksanaannya, SV Career Days UGM diperkirakan menarik sekitar 5.000 pengunjung selama dua hari.

Sedangkan, Director of Indonesia & Philippines at the Austrian Business Agency, Raphael Rey Bacolod, mengatakan Austria membuka peluang bagi tenaga profesional Indonesia melalui kerja sama antarpemerintah kedua negara.

Warga Indonesia, katanya dapat melamar pekerjaan langsung ke perusahaan Austria selama telah memiliki tawaran kerja. Austrian Business Agency juga menyediakan pendampingan gratis terkait proses administrasi hingga izin tinggal.

“Kami membantu menunjukkan bagaimana menemukan pekerjaan di Austria, bagaimana hidup dan bekerja di Austria, sampai membantu pengurusan izin tinggal agar warga Indonesia bisa pindah ke Austria,” ujarnya.

Ia menambahkan, Austrian Business Agency akan membantu proses perpindahan keluarga pekerja, termasuk pasangan dan anak.

Di pihak lain, Head of Candidate Marketing Jobstreet by SEEK, Annisa Thabiina, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses pencari kerja terhadap peluang kerja yang relevan melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

“Kami ingin membantu para jobseekers mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan aspirasi dan keterampilan mereka melalui platform yang terpercaya,” kata Annisa.

Jobstreet kini menyediakan akses peluang kerja di delapan negara Asia Pasifik bagi pekerja Indonesia. Dalam acara kali ini, Jobstreet juga membuka layanan career coaching untuk membantu mahasiswa dan lulusan baru mempersiapkan CV dan proses lamaran kerja.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans DIY, R. Darmawan, menilai sekolah vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan siap kerja.

“Kegiatan Career Days ini merupakan langkah nyata mempertemukan lulusan sekolah vokasi dengan dunia kerja,” kata Darmawan.

Menurutnya, selain membuka akses kerja, kegiatan semacam itu juga memberi gambaran mengenai kompetensi dan kebutuhan industri saat ini. Ia turut menekankan pentingnya perlindungan bagi peserta magang melalui jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Pemagangan juga harus dilindungi jaminan sosialnya, minimal jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” katanya. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online