Kampanye di Palembang, Ganjar Janjikan KTP Sakti Untungkan Pengemudi Perahu Ketek

Newswire
Newswire Jum'at, 02 Februari 2024 15:27 WIB
Kampanye di Palembang, Ganjar Janjikan KTP Sakti Untungkan Pengemudi Perahu Ketek

Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo ditemui usai menghadiri kampanye akbar Ganjar-Mahfud bertajuk Hajatan Rakyat Jogjakarta di Alun-alun Wates pada Minggu (28/1/2024).Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, PALEMBANG—Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjanjikan bahwa program kartu tanda penduduk (KTP) sakti yang disiapkannya mampu menguntungkan para pengemudi perahu ketek di Palembang, Sumatera Selatan.

Hal itu dikatakan ganjar saat kampanye di Palembang, Jumat (2/2).  Dalam kampanye tersebut ganjar menerima semua keluhan-keluhan para operator atau pengemudi perahu ketek tersebut.

"Para operator perahu ketek itu, mereka memerlukan bahan bakar (BBM), kemudian biaya produksi mereka terlalu mahal, sehingga keuntungannya menjadi sangat sedikit dengan pendapatan yang kecil maka dia tidak bisa merawat kapalnya," katanya.

Ia menambahkan bahwa pengemudi ketek juga membutuhkan pinjaman dan hal itu menjadi menarik kalau kemudian pihaknya datang dengan KTP saja maka program KTP Sakti itu bisa masuk kelompok pengemudi perahu ketek.

BACA JUGA: Ganjar Luncurkan KTP Sakti, Pemegang Bisa Peroleh Bansos

"Maka pada tingkat itu mereka membutuhkan kredit, sehingga saluran nya akan lebih cepat tumbuhnya dengan hanya menggunakan KTP dan juga bisa diberikan dengan baik sehingga kita bisa memberikan bantuan kepada mereka," katanya.

Ia menegaskan para operator akan mendapat pendampingan dan bantuan dari pemerintah maupun kredit khusus kepada mereka yang usaha-usaha kecil tersebut.

Sementara itu para pengemudi perahu ketek di kota Palembang mengaku bisa meraih keuntungan ataupun pendapatan dalam sehari hanya sekitar Rp100.000 hingga Rp. 150.000.

Dengan biaya per penumpangnya hanya Rp. 10.000. " Sehari hanya bisa mengangkut penumpang sekitar 5 hingga 10 bahkan paling banyaknya 20 penumpang itu pun tak menentu kadang tidak ada penumpang," kata Sandi seorang pengemudi perahu ketek.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online