Mahfud Siapkan Strategi Pengentasan Kemiskinan di Indonesia

Newswire
Newswire Senin, 05 Februari 2024 08:17 WIB
Mahfud Siapkan Strategi Pengentasan Kemiskinan di Indonesia

Cawapres Mahfud MD saat menyampaikan visi misi dan program kerja dalam Debat Calon Wakil Presiden Pemilu Tahun 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Gelora, Tanah Abang, Jumat (22/12/2023)./Tangkapan Layar KPU RI

Harianjogja.com, JAKARTA—Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menyebutkan Capres Ganjar Pranowo, dalam melanjutkan serta mempersiapkan strategi pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Mahfud menjelaskan sejak masa pemerintahan Presiden pertama RI Soekarno, persentase angka kemiskinan di Tanah Air mampu turun hingga ke angka 56%.

Lalu, lanjut Mahfud, hal serupa juga berlanjut di masa pemerintahan Presiden kedua RI Soeharto, yaitu angka kemiskinan menurun drastis hingga ke angka 18%.

BACA JUGA: Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Jogja dan Sekitarnya Hari Ini, Senin 5 Februari 2024

"Kemudian pengentasan kemiskinan di Indonesia, dilanjutkan oleh masa pemerintahan Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati, SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), hingga Jokowi yang menunjukkan angka kemiskinan turun menjadi 9,3 persen," kata Mahfud saat kampanye akbar di lapangan parkir Stadion Temenggung Abdul Jamal, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (4/2/2024).

Dia menilai dengan melakukan langkah pemberantasan terhadap koruptor, maka hal tersebut dapat membangun kesejahteraan rakyat.

"Seandainya di Indonesia ini tidak ada korupsi, mungkin orang miskin sudah habis. Oleh sebab itu, ke depan, Saudara sekalian, kita harus bersama-sama memerangi korupsi. Dari hasil untuk memerangi korupsi ini, kita tentu akan membangun kesejahteraan rakyat," kata mantan menko polhukam itu.

Bagi petani dan nelayan yang memiliki utang kepada negara karena terjadi gagal panen atau tidak produktif lagi, katanya, maka utang tersebut akan dibebaskan.

BACA JUGA: Langsung Masuk Mobil, Prabowo Tak Bersedia Jawab Pertanyaan Wartawan Seusai Debat

"Jika kami terpilih nanti, akan dibebaskan seluruh utang itu, karena tugas negara adalah menyejahterakan rakyat. Saudara di berbagai daerah di Indonesia masih juga banyak orang miskin, bahkan miskin ekstrem," tambahnya.

Selanjutnya, katanya, pasangan calon Ganjar-Mahfud juga akan menyiapkan anggaran pendidikan bagi keluarga miskin, yang anggota keluarganya akan disekolahkan hingga level pendidikan tinggi. Hal itu juga menjadi salah satu upaya pengentasan kemiskinan.

"Di mana setiap keluarga miskin akan diambil satu anggota keluarganya untuk disekolahkan dan sampai ke perguruan tinggi. Kalau dia ini nanti sudah menjadi sarjana, maka kami suruh pulang ke rumahnya, bangun saudara-saudaranya, agar nanti juga menjadi maju dan mencari bibit-bibit baru untuk dididik di Indonesia," ujar Mahfud.
​​​​​​​
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye Pemilu 2024 berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah masa kampanye, ada masa tenang pada 11-13 Februari 2024. Kemudian, jadwal pemungutan suara berlangsung serentak pada 14 Februari 2024.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online