Freeport Siapkan Rp72 Triliun untuk Tambang Kucing Liar
Freeport Indonesia mengembangkan tambang Kucing Liar di Papua dengan investasi Rp72 triliun hingga 2033 dan target produksi mulai 2029.
Bendera partai politik peserta pemilu - doc
Harianjogja.com, JAKARTA — Hasil quick count atau hitung cepat untuk perolehan suara Pileg dalam Pemilu 2024 yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menjadi jawara dalam perolehan suara.
Berdasarkan data hasil quick count Pemilu 2024 yang ditayangkan Indikator Politik Indonesia, Kamis (15/2/2024) pukul 06.30 WIB, 'Partai Banteng' meraih suara sebanyak 16,68%.
Setelah PDIP, Partai Golkar menyusul di posisi kedua dengan perolehan suara sementara 14,75%. Adapun di posisi ketiga ditempati oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yaitu 13,65%.
Hingga pukul 06.30 WIB, Indikator Politik Indonesia melaporkan jumlah suara yang telah masuk dalam hasil quick count Pemilu 2024 sudah mencapai 86,40%.
Tingkat partisipasi publik dalam Pilpres 2024 menurut hasil quick count Pemilu 2024 menurut Indikator Politik Indonesia mencapai 78,10%. Sampel suara sah dari hasil quick count Pemilu 2024 menurut Indikator Politik Indonesia mencapai 444.001 suara.
Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya telah mengumumkan bahwa terdapat 24 partai politik nasional yang resmi menjadi peserta Pemilu 2024.
Update Quick Count Sementara Pilpres 2024 Versi Kawalpemilu, Prabowo-Gibran Unggul 51,93%
Terdapat 18 partai nasional yang dikukuhkan KPU sebagai peserta Pemilu 2024, sedangkan ada 6 partai lokal Aceh yang terlibat dalam kontestasi politik lima tahunan ini.
Adapun berdasarkan Undang-Undang No. 7/2014 tentang Pemilihan Umum, ambang batas parlemen (parliamentary threshold) Pemilu 2024 ditetapkan sebesar 4% dan berlaku secara nasional untuk seluruh anggota DPR.
Berikut hasil quick count Pemilu 2024 lengkap yang ditayangkan Indikator Politik Indonesia hingga Kamis (15/2/2024) pukul 06.30 WIB:
1. Partai Kebangkitan Bangsa: 10,63%
2. Partai Gerakan Indonesia Raya: 13,65%
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): 16,68%
4. Partai Golkar: 14,75%
5. Partai Nasdem: 9,40%
6. Partai Buruh: 0,73%
7. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora): 0,93%
8. Partai Keadilan Sejahtera: 8,17%
9. Partai Kebangkitan Nusantara: 0,32%
10. Partai Hati Nurani Rakyat: 0,84%
11. Partai Garda Perubahan Indonesia: 0,38%
12. Partai Amanat Nasional: 6,97%
13. Partai Bulan Bintang: 0,48%
14. Partai Demokrat: 7,53%
15. Partai Solidaritas Indonesia: 2,87%
16. Partai Perindo: 1,42%
17. Partai Persatuan Pembangunan: 3,66%
24. Partai Ummat: 0,59%
Sebagai informasi, hasil quick count bukanlah hasil resmi penghitungan suara atau real count KPU. Namun, quick count dapat menjadi gambaran awal terkait hasil penghitungan suara dengan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Freeport Indonesia mengembangkan tambang Kucing Liar di Papua dengan investasi Rp72 triliun hingga 2033 dan target produksi mulai 2029.
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.
Lima motor cruiser di bawah Rp100 juta di Indonesia, mulai Benelli, QJMotor, CFMOTO, Morbidelli hingga Benda.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Dinkes Kabupaten Magelang membekali 35 petugas Promkes dari puskesmas dan rumah sakit dengan kemampuan memanfaatkan AI dan menulis artikel.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.