Anggaran Kuliah Gratis Rp93,7 Triliun, Mendiktisaintek Libatkan Danantara
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Bendera Partai Golkar - ist
Harianjogja.com, JAKARTA–Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita buka suara mengenai kemungkinan penambahan kursi menteri bagi partai Golkar di Kabinet Pranowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Apalagi saat ini tren suara Golkar mengalami kenaikan yang cukup signifikan sehingga seharusnya jatah menteri yang diperoleh partainya bertambah.
“Ya logikanya sih seperti itu ya, tetapi nanti itu kan tergantung dari presiden terpilih,” jelas Agus yang juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Istana Negara, Senin (19/2/2024) kemarin.
Kendati demikian, Agus mengaku akan menyerahkan sepenuhnya jatah kursi menteri yang akan diterima oleh partainya kepada presiden terpilih selanjutnya. Menurutnya, meskipun calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tengah unggul dalam Pemilihan Umum (pemilu) 2024 versi hitung cepat (quick count), tetapi keputusan memilih menteri akan menjadi hak prerogatif dari pemimpin negara selanjutnya. “Kalau menteri itu urusannya ketua umum yang mengusulkan, yang mengusulkan menteri itu Ketua Umum [Golkar], tetapi Menteri itu kan hak prerogatif dari Presiden, termasuk sekarang presiden terpilih," ujarnya.
Baca Juga
Pengamat Sebut Keberhasilan Golkar Tempati Runner Up Efek dari Ridwan Kamil
Airlangga Hartarto Dijadwalkan Temui Ribuan Simpatisan Golkar di Jogja
Akar Rumput Golkar DIY Siap Dukung Gibran Jadi Bakal Cawapres Prabowo, Ini Syaratnya..
Sekadar informasi, PDI Perjuangan (PDIP) masih menguasai perolehan suara pemilihan legislatif (Pileg) DPR RI 2024. Meski demikian secara persentase, suara PDIP turun dibandingkan dengan data Sabtu kemarin. Berdasarkan data hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (19/2/2024) pukul 06.18 WIB, PDIP memuncaki perolehan suara Pileg DPR RI dengan 10.663.723 atau setara 15,69%. Partai berlogo banteng itu mengungguli sejumlah partai rival yang mengusung pasangan calon (paslon) lain dalam Pilpres 2024, seperti Partai Golkar dan Partai Gerindra yang berada di belakang paslon Prabowo-Gibran, hingga PKB dan NasDem yang mengusung paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Partai Golkar membuntuti PDIP dengan perolehan suara 9.573.172 atau setara 14,07%, disusul Gerindra dengan 8.325.817 suara (12,24%). PKB yang meraup 7.434.911 suara (10,93%) dan NasDem dengan 5.915.204 pemilih (8,7%) membayangi di belakangnya. Hingga laporan ini selesai ditulis, KPU melaporkan data yang masuk telah mencapai 55,95%. Perhitungan ini merupakan hasil 460.592 ari total 823.236 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 38 provinsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Pemerintah mulai menyiapkan skema pendidikan negeri gratis dari sekolah dasar hingga PTN dengan penerapan bertahap dan penyesuaian ruang fiskal.
DPR meminta Komisi XIII mendalami temuan Ombudsman soal fasilitas berstandar apartemen di Lapas Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.