Bantul Tambah 484 Lampu Jalan Baru, Prioritaskan Titik Rawan
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Ilustrasi pemungutan suara. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pengajar Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Arya Budi menyebut peluang terpilihnya para pendatang baru di Pemilu 2024 ini bukan hal yang mengejutkan.
Pada Pemilu 2019 lalu fenomena tersebut juga terjadi. Hal ini bisa diakibatkan oleh sejumlah faktor mulai dari gencarnya sosialisasi dari para kontestan maupun dugaan melakukan vote buying atau politik uang.
"Di sisi lain pemilih kita itu lebih banyak menjatuhkan pilihan pada sosok bukan partai. Itu yang kemudian menjelaskan nama dengan publikasi yang masif dan jaringan kuat bisa masuk Senayan atau menggeser petahana," katanya.
BACA JUGA: Pengamat Politik Sebut Jual Beli Suara Masih Marak di Pileg DIY
Arya tidak menuduh bahwa keterpilihan para pendatang baru itu dibantu dengan adanya fenomena vote buying atau politik uang. Hanya saja dengan komposisi penduduk DIY yang sebagian besar terdiri dari menengah ke bawah bukan tidak mungkin fenomena politik uang menjadi strategi pilihan bagi para caleg dan tim sukses untuk menang.
"Saya enggak berani duga dan enggak tahu juga yang dibahas ini melakukan itu [vote buying] apa enggak. Tetapi secara teori dan empiris jual beli suara itu memang terbukti berjalan efektif terhadap demografi pemilih dari kalangan menengah ke bawah."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Disdikpora Kota Jogja memperkuat pembinaan Pemuda Pelopor dan program YES BOSS untuk mencetak generasi muda inovatif dan berdaya saing.
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.