MK Putuskan Anggaran MBG Tak Boleh Serap Porsi Pendidikan
MK mengabulkan sebagian gugatan UU APBN 2026 dan menegaskan anggaran MBG tidak boleh menjadi bagian anggaran pendidikan pada APBN berikutnya.
Bendera partai politik peserta pemilu - doc
Harianjogja.com, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024.
Dalam laporan tersebut, dana kampanye Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) paling banyak di antara 18 parpol peserta pemilihan legislatif (pileg) 2024 tingkat pusat.
Berdasarkan data KPU itu, PDIP menjadi parpol dengan jumlah dana kampanye terbesar. Partai yang dinakhodai Megawati Soekarnoputri tersebut mencatatkan total pengeluaran hingga Rp173,22 miliar dari total penerimaan sebanyak Rp173,40 miliar.
Partai Gerindra yang dipimpin capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menyusul di posisi berikutnya dengan total pengeluaran Rp92,84 miliar. Jumlah tersebut diambil dari total penerimaan senilai Rp92,84 miliar.
Sementara itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berada di posisi ketiga dalam daftar parpol dengan dana kampanye terbesar itu.
Partai yang diketuai putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep itu bertengger bersama PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra di tiga besar.
Adapun, Anggota KPU Idham Holik menyatakan bahwa kantor akuntan publik (KAP) yang ditunjuk oleh pihaknya akan mengaudit dana kampanye yang dilaporkan oleh setiap parpol.
KPU telah menunjuk KAP berbeda untuk masing-masing parpol, yang akan sekaligus mengaudit LPPDK dari calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) provinsi tertentu.
“KAP yang ditunjuk oleh KPU akan melakukan audit atas laporan yang diterima paling lama 30 hari terhitung sejak KAP menerima Laporan Dana Kampanye dari Peserta Pemilu,” jelas Idham.
BACA JUGA: Dana Kampanye Ganjar-Mahfud Terbanyak, Ungguli Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin
Berikut merupakan daftar lengkap laporan dana kampanye parpol peserta Pemilu 2024:
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Penerimaan: Rp1.005.504,817
Pengeluaran: Rp800.505.963,46
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
Penerimaan: Rp92.842.469477,40
Pengeluaran: Rp92.839.827.846,61
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
Penerimaan: Rp173,397,897,536,00
Pengeluaran: Rp.173.221.200.996,00
Partai Golongan Karya (Golkar)
Penerimaan: Rp45.236.060.400,00
Pengeluaran: Rp45.219.158.648,00
Partai Nasdem
Penerimaan: Rp9.321.964.628,00
Pengeluaran: Rp9.165.517.417,00
Partai Buruh
Penerimaan: Rp10.155.662.532,00
Pengeluaran: Rp.10,147,142,349.00
Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
Penerimaan: Rp6.808.503.797,04
Pengeluaran: Rp6.803.612.500,00
PKS dan PSI
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Penerimaan: Rp16.712.497.087,00
Pengeluaran: Rp16.703.608.199,00
Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
Penerimaan: Rp1.510.041.200,00
Pengeluaran: Rp1.500.041.200,00
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
Penerimaan: Rp5.032.488.869,00
Pengeluaran: Rp5.022.556.573,60
Partai Garda Republik Indonesia (Garuda)
Penerimaan: Rp5.500.000.000,00
Pengeluaran: Rp5.497.684.500,00
Partai Amanat Nasional (PAN)
Penerimaan: Rp29.898.500.000,00
Pengeluaran: Rp25.618.525.000,00
Partai Bulan Bintang (PBB)
Penerimaan: Rp27.761.541.659,00
Pengeluaran: Rp27.760.541.659,00
Partai Demokrat
Penerimaan: Rp73.431.679.034,00
Pengeluaran: Rp72.273.700.282,00
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Penerimaan: Rp80.098.501.068,20
Pengeluaran: Rp80.096.534.876,64
Partai Perindo
Penerimaan: Rp20.933.822.550,00
Pengeluaran: Rp20.643.301.550,00
Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Penerimaan: Rp20.127.038.739,00
Pengeluaran: Rp20.013.294.563,00
Partai Ummat
Penerimaan: Rp480.725.618,00
Pengeluaran: Rp479.699.300,00
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
MK mengabulkan sebagian gugatan UU APBN 2026 dan menegaskan anggaran MBG tidak boleh menjadi bagian anggaran pendidikan pada APBN berikutnya.
Pesawat wisata Cessna Grand Caravan jatuh di dekat Nazca Lines, Peru, menewaskan 13 orang. Otoritas masih menyelidiki penyebab kecelakaan.
Ekonom Core Indonesia menilai kenaikan IKI menjadi 53,10 pada Juli 2026 belum cukup menjadi tanda pemulihan sektor manufaktur nasional.
Ban berpola asimetrik diklaim mampu meredam kebisingan tanpa mengurangi performa SUV, sekaligus tetap andal di berbagai kondisi jalan.
IKN akan menjadi percontohan rehabilitasi mangrove melalui Program M4CR dengan target penanaman 1.100 hektare hingga 2027.
Kadin memfokuskan kontribusi pada konsumsi, investasi swasta, dan ekspor yang menopang 92 persen PDB Indonesia, menurut Anindya Bakrie.