Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Ketua KPU Sleman Ahmad Baehaqi (tengah) saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Tahapan Pemungutan, Perhitungan dan Rekapitulasi Pemungutan Suara pada Pemilu 2024 dengan Stakeholder di Easparc Hotel Yogyakarta, Kamis (28/3/2024) petang./ Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman mencatat ada empat petugas meninggal dunia selama proses penyelenggaraan pemungutan suara. Jumlah ini diklaim menurun dibandingkan dengan yang terjadi di Pemilu 2019.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, adanya petugas yang meninggal dunia akibat kelelahan di Pemilu 2024 dapat diminimalisir. Meski masih ada kasus, tapi jumlahnya tidak sebanyak dengan kejadian pada penyelenggaraan pemilu lima tahun yang lalu.
Dia menjelaskan, di pemilu kali ini tercatat ada empat petugas yang meninggal dunia. Jumlah ini terdiri dari tiga petugas keamanan TPS atau linmas dan seorang petugas KPPS.
“Tiga anggota linmas berasal dari Kapanewon Pakem, Moyudan dan Kalurahan Caturtunggal, Depok. Untuk petugas KPPS berasal dari Kalurahan Maguwoharjo, Depok,” kata Baehaqi di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Tahapan Pemungutan, Perhitungan dan Rekapitulasi Pemungutan Suara pada Pemilu 2024 dengan Stakeholder di Easparc Hotel Yogyakarta, Kamis (28/3/2024) petang.
Adapun jumlah petugas yang meninggal dunia di Pemilu 2019 sebanyak enam orang. Keberhasilan menenakan jumlah kematian petugas di pelaksanaan pemilu tak lepas kerja sama yang dijalin dengan Pemkab Sleman.
BACA JUGA: Tak Hanya Korban Meninggal, di Sleman Ada 5 Petugas Pemilu Dilarikan ke Rumah Sakit
“Kami berterima kasih atas dukungannya karena dari dinas Kesehatan menyiapkan personelnya untuk membantu petugas penyelenggara pemilihan yang membutuhkan pertolongan dan perawatan. Selain itu, juga ada pemberian vitamin dan suplemen untuk menjaga kondisi tubuh tetap vit,” katanya.
Baehaqi menambahkan, empat petugas yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp46 juta per orang. Rinciannya, santunan sebesar Rp36 juta dan biaya perawatan di rumah sakit dan penguburan sebesar Rp10 juta.
Meski demikian, ia mengkaui belum semua mendapatkan. Hal ini dikarenakan masih dalam proses administrasi untuk mencairkan santunan tersebut. “Untuk petugas linmas di Pakem sudah turun. Sedangkan tiga petugas lainnya masih dalam proses,” katanya.
Salah satu petugas pemilu yang meninggal dunia, salah satunya Sukidi,56, anggota linmas di Kalurahan Candibinangun, Pakem pada 15 Februari 2024. Diduga meninggal dunia karena kelelahan setelah bertugas di TPS di wilayah setempat.
“Pada saat di perjalanan membayar upah menanam padi, tiba-tiba pingsan. Kemudian dibawa ke rumah sakit dan ternyata sudah meninggal dunia. Berdasarkan keterangan keluarga juga tidak ada keluhan sakit apapun,” kata Kapolsek Pakem, AKP Samiyono pada Jumat (16/2/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.