Disbud Bantul Bongkar Sejarah Kapitan Tan Djin Sing hingga Madukismo
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
UPY yang diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd, menghadiri diskusi kolaborasi kerja sama antara UPY dan Pemerintah Cina, khususnya dalam bidang pengembangan industri, Pada hari Senin, 18 Agustus 2025,/ Ist
JOGJA — Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus memperluas jaringan kerja samanya di kancah internasional. Pada hari Senin, 18 Agustus 2025, UPY yang diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd, menghadiri diskusi kolaborasi kerja sama antara UPY dan Pemerintah Cina, khususnya dalam bidang pengembangan industri.
Kegiatan ini diselenggarakan di Chengdu University, Cina, dan dihadiri oleh lebih dari 450 peserta dari lima benua. Dalam forum ini, UPY menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui program-program internasional yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Salah satu hasil konkrit dari pertemuan tersebut adalah partisipasi UPY dalam program Talent Enhancement Program (TEP), sebuah program pengembangan soft skill yang berfokus pada kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia industri global. Melalui kerja sama ini, sebanyak 25 mahasiswa UPY akan diberangkatkan ke Cina pada tahun 2025 untuk mengikuti pelatihan intensif dalam bidang industri.
BACA JUGA: Tanggapan Ekonom UAJY Terkait Kenaikan Belanja dan Penurunan Tabungan Warga RI
Dr. Septian Aji Permana, M.Pd, menyampaikan bahwa sejak awal masa studi, mahasiswa baru di UPY telah diarahkan untuk menentukan orientasi karier mereka, apakah ingin langsung memasuki dunia kerja atau melanjutkan studi ke luar negeri melalui program beasiswa.
“Kerja sama ini adalah wujud komitmen UPY dalam meningkatkan mutu lulusan. Kami ingin memastikan bahwa ketika mahasiswa lulus, mereka tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan kesiapan untuk terjun langsung ke dunia kerja,” ujarnya.
Dengan langkah ini, UPY berharap mampu mencetak lulusan yang kompetitif di tingkat global dan mampu menjawab tantangan industri modern. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.