BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1
BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Kehadiran Varian Baru, STD, Untuk Respon Antusiasme Besar Masyarakat Indonesia
Dari kiri ke kanan, Head of Regional Corporate Affairs Goto Central West Java, Guntur Arbiansyah; Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan; Wakil Ketua Umum Bidang Industri Kreatif Kadin DIY, Agus Imron; dan pelaku UMKM, Ribut Fajariyanto, dalam diskusi peluncuran digitalisasi UMKM yang digagas Gojek bersama Kadin DIY serta Dinas Koperasi dan UMKM DIY di Taman Budaya Embung Giwangan, Rabu (20/8/2025). Harian Jogja/Ariq Fajar Hidayat
JOGJA—Upaya memperkuat daya saing UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus digencarkan. Gojek bersama Kadin DIY serta Dinas Koperasi dan UMKM DIY resmi meluncurkan program digitalisasi UMKM yang ditujukan untuk pelaku usaha di kabupaten/kota se-DIY.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong UMKM Jogja agar semakin adaptif terhadap perubahan zaman, khususnya dalam hal pemasaran melalui platform digital. Digitalisasi dipandang sebagai pintu masuk untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya tarik produk UMKM lokal.
Head of Regional Corporate Affairs Goto Central West Java, Guntur Arbiansyah, menegaskan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari konsistensi perusahaan dalam mendukung usaha kecil. “Kami mendigitalisasi ratusan UMKM di semua wilayah DIY, baik di Kota Jogja, Kabupaten Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul, dan juga Bantul,” ujar Guntur dalam diskusi di Taman Budaya Embung Giwangan, Rabu (20/8/2025).
Menurut Guntur, Gojek sejak awal berdiri pada 2010 berkomitmen menjadikan UMKM sebagai bagian dari DNA bisnis. Ia menyebut peran perusahaan tidak sebatas menyediakan platform, melainkan juga memberi ruang pembinaan agar UMKM bisa terus tumbuh berkelanjutan.
Dari sisi Kadin DIY, kolaborasi dengan Gojek dipandang strategis karena jaringan yang dimiliki platform tersebut sangat kuat. Wakil Ketua Umum Bidang Industri Kreatif Kadin DIY, Agus Imron, menjelaskan pemilihan Gojek sebagai mitra dilakukan untuk memaksimalkan potensi UMKM lokal.
“Gojek adalah mitra strategis Kadin yang harus terus dibina dan dijaga,” kata Agus.
Kadin DIY menyiapkan sejumlah program pendukung, salah satunya pelatihan pengemasan produk dengan menggandeng Institut Seni Indonesia (ISI). Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas visual produk UMKM agar lebih menarik bagi pasar digital.
Selain visualisasi produk, Kadin juga berkomitmen memfasilitasi pelaku UMKM dalam membaca tren pasar. Menurut Agus, tanpa dukungan dari berbagai stakeholder, banyak UMKM berjuang sendirian sehingga sulit berkembang. Kolaborasi lintas lembaga diyakini menjadi cara efektif menjaga semangat kewirausahaan di Jogja.
BACA JUGA: Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Presiden Beri Restu
Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, menegaskan pentingnya digitalisasi sebagai strategi pemasaran UMKM. Ia menyebut bahwa penjualan melalui platform daring mampu mempermudah pelaku usaha menjangkau konsumen. “Banyak hal yang memang harus mulai dipikirkan lebih serius bahwa penjualan melalui platform digital ini mempermudah pemasaran. Nah, Gojek sudah memulai dari 2010, ini merupakan platform yang mungkin paling siap,” kata Wawan.
Meski demikian, Wawan tetap mengingatkan bahwa edukasi masih menjadi pekerjaan rumah besar. Tidak semua pelaku UMKM memahami proses digitalisasi, sehingga pendampingan dari platform seperti Gojek mutlak diperlukan.
Pemkot juga mendorong agar kolaborasi tidak hanya sebatas digitalisasi, tetapi juga menciptakan program khusus untuk meringankan beban UMKM. Ia mencontohkan momen HUT Kota Jogja pada Oktober mendatang bisa menjadi ruang bagi Gojek untuk memberikan promo atau dukungan tambahan kepada UMKM lokal.
Menurutnya, konsep pengembangan kampung tematik yang dijalankan Pemkot Jogja dapat dikolaborasikan dengan Gojek. Setiap wilayah di Kota Jogja memiliki kekhasan budaya dan produk yang bisa dipromosikan secara digital, mulai dari kuliner khas Kotagede hingga makanan tradisional Pakualaman.
Melalui pendekatan itu, diharapkan UMKM tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga memiliki peluang menembus pasar yang lebih luas. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Kehadiran Varian Baru, STD, Untuk Respon Antusiasme Besar Masyarakat Indonesia
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.