Penyatuan Potensi Jadi Tantangan Jogja Smart Province
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Ketua Dekranasda DIY, GKR Hemas (kedua kiri) dan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X (ketiga kanan) membuka gelaran Jogja Membatik Dunia yang merupakan puncak acara Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2023 lalu
Gelaran festival batik berskala internasional, Jogja International Batik Biennale (JIBB) kembali digelar di Jogja tahun ini.
Rencananya, atas dukungan berbagai pihak, termasuk kementerian, asosiasi usaha, hingga komunitas batik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY bakal menggelar event bergengsi ini mulai 15 September 2025 hingga 5 Oktober 2025.

Ketua Dekranasda DIY, GKR Hemas membatik saat pembukaan Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2023.
JIBB 2025 juga melibatkan PT Werkudara Nirwana Sakti (Werkudara Group) sebagai pelaksana teknis, dengan pengalaman dalam manajemen event internasional.
Sejumlah konsep visual, dokumentasi profesional, hingga suvenir ramah lingkungan seperti pensil tanam dan bookmark kertas benih akan mewarnai sepanjang JIBB 2025.
Sejak ditetapkan sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity oleh UNESCO pada 2009, batik terus berkembang, beradaptasi, dan menembus batas dunia.
Dengan mengusung tema "Batik In Motion: Bridging Tradition and Modernity", JIBB 2025 hendak menunjukkan kepada dunia bahwa batik adalah ekspresi budaya yang melampaui sekat bangsa, generasi, maupun kreativitas. Batik bukan sekadar kain, melainkan identitas bangsa yang terus hidup, berinovasi, dan beradaptasi dengan zaman.

Model memeragakan koleksi salah satu desainer dalam peragaan busana Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2023.
Selama lebih dari dua pekan, JIBB 2025 akan menghadirkan sejumlah program yang menyasar seluruh lapisan masyarakat. Di antaranya adalah JIBB Goes to School & Campus yang dikemas dalam bentuk edukasi kepada pelajar dan mahasiswa lewat berbagai acara, mulai dari lokakarya, gelar wicara, fashion show hingga praktik kreatif. “Cinderamata khas seperti hiasan kayu batik Krebet akan menjadi bagian dari kegiatan ini,” kata Ketua Dekranasda DIY, GKR Hemas melalui keterangan resminya, Selasa (2/9).
Selain itu, ada juga Seminar Internasional yang digelar di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta pada 2 Oktober 2025; dan Gebyar Expo di Griya Batik Yogyakarta pada 3-5 Oktober 2025. “Selama Gebyar Expo, selain pameran koleksi batik terbaik, digelar juga peragaan busana kontemporer, dan business matching antara UMKM batik dengan pembeli internasional,” ucap dia.
Tak hanya itu, rangkaian JIBB 2025 juga menghadirkan acara yang memadukan olahraga dan kampanye batik, bertajuk Sepeda Batik (Sebatik). Kegiatan tersebut rencananya digelar pada Sabtu (4/10).
GKR Hemas menjelaskan bahwa JIBB 2025 merupakan wujud nyata komitmen DIY dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong nilai tambah ekonomi. “Kami ingin membuka ruang kolaborasi lintas negara, memperluas jejaring bisnis, serta mengajak generasi muda menjadikan batik bagian dari gaya hidup modern,” ujarnya.

Salah satu perwakilan dari 15 negara ditampilkan secara daring tengah membatik dalam acara puncak Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2023.
Episentrum Batik Dunia
Diketahui, JIBB kali pertama digelar pada 2016, berlanjut pada 2018. Setelah sempat vakum akibat pandemi, JIBB kembali hadir pada 2023. “Tahun ini, JIBB 2025 diharapkan semakin mempertegas DIY sebagai pusat batik dunia. Selain promosi budaya, kegiatan ini diharapkan berdampak positif bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan UMKM batik lokal,” ucap Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati.
Itulah sebabnya, dengan dukungan dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Dinas Pariwisata DIY, Kadin, serta sejumlah komunitas kreatif, JIBB 2025 bakal menjadi magnet bagi masyarakat, wisatawan, hingga pelaku usaha global.
“JIBB 2025 bukan hanya panggung batik, tetapi juga ruang dialog, kolaborasi, dan inovasi yang menegaskan DIY sebagai episentrum batik dunia.”
Rangkaian Acara JIBB 2025
JIBB Goes to School & Campus (15–26 September 2025)
Seminar Internasional (Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, 2 Oktober 2025)
Gebyar Expo (Griya Batik Yogyakarta, 3–5 Oktober 2025)
Sepeda Batik - SEBATIK (Disperindag DIY, 4 Oktober 2025)
Sumber: Disperindag DIY
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.
Xavi Hernandez mengkritik jadwal internasional yang membuat Belanda menjalani empat laga UEFA Nations League dalam 11 hari.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.