DPRD Magelang Perkuat Pelestarian Budaya lewat Gelar Budaya
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
Jajaran pimpinan hotel naungan MORA Group berkumpul untuk menyatukan langkah menyongsong tahun 2026.
SURABYA– MORA Group kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu pemain utama dalam industri perhotelan Indonesia. Melalui sebuah rangkaian kegiatan strategis yang berlangsung di LAMORA Kota Lama Surabaya pada 17–19 September 2025, seluruh jajaran pimpinan hotel naungan MORA Group berkumpul untuk menyatukan langkah menyongsong tahun 2026.
Mengusung tema “Uniformity”, kegiatan ini menjadi simbol keselarasan arah, visi, dan budaya kerja di seluruh unit MORA Group. Uniformity dipahami bukan sekadar keseragaman, melainkan penyatuan arah dalam mewujudkan konsistensi layanan, inovasi berkelanjutan, dan kekuatan citra perusahaan.
BACA JUGA: 5 Destinasi Keluarga Favorit di Jogja, dari Edukasi hingga Alam
Saat ini MORA Group mengelola enam hotel yang telah beroperasi di berbagai destinasi strategis, yakni MORAZEN Surabaya, MORAZEN Yogyakarta, LAMORA Kota Lama Surabaya, LAMORA Sagan Yogyakarta, Grand Qin, dan Qin Hotel Banjarbaru. Selain itu, MORA Group juga tengah mengembangkan empat proyek hotel baru: HEMORA Pasuruan, HEMORA Lereng Senja Ciwidey, HEMORA Balikpapan, dan LAMORA PIK 2 Jakarta. Kehadiran pipeline ini mencerminkan visi pertumbuhan yang kuat sekaligus komitmen perusahaan untuk memperluas kontribusi dalam industri perhotelan nasional.
Acara dibuka oleh Andhy Irawan, Founder & CEO MORA Group, yang menegaskan pentingnya kebersamaan untuk menghadapi tantangan industri, “Uniformity bukan berarti membatasi kreativitas, tetapi menyatukan langkah menuju visi besar. Dengan keselarasan inilah kita akan lebih siap memberikan pengalaman terbaik bagi tamu sekaligus memperkuat posisi MORA Group di kancah perhotelan nasional,” ujar Andhy Irawan.
Sesi berikutnya diisi oleh Hengky Tambayong, Director of Operation and Revenue, menyoroti pentingnya konsistensi dalam manajemen operasional dan revenue untuk memastikan target 2026 dapat tercapai, “Keseragaman strategi di seluruh unit adalah fondasi. Dari sana, kita bisa memastikan bahwa setiap hotel bergerak dengan standar yang sama menuju tujuan bersama,” jelas Hengky.
Sementara itu, Fajar Basuki, Regional Director, yang menekankan peran strategis divisi Food & Beverage (F&B) dalam memperkuat daya saing hotel, “Divisi F&B di MORA Group bukan hanya menghadirkan rasa, tetapi juga membangun cerita, identitas, dan pengalaman yang membekas bagi setiap tamu. Melalui inovasi dan konsistensi yang kami terapkan, F&B telah menjadi kekuatan nyata yang menghidupkan brand MORA Group sekaligus memperkokoh keberlanjutan bisnis di tengah kompetisi industri,” ungkap Fajar.
Kegiatan ini juga menjadi kelanjutan dari GM and Leaders Conference yang digelar pada April 2025 lalu. Jika konferensi sebelumnya berfokus pada penyegaran visi, misi, dan budaya perusahaan, maka agenda kali ini memperkuat sinergi sekaligus menegaskan kesiapan MORA Group menghadapi 2026 dengan strategi yang lebih terarah.
Dengan semangat uniformity, MORA Group siap melangkah lebih jauh, memperkuat brand, meningkatkan kualitas layanan, dan terus berinovasi untuk memberikan kontribusi nyata pada industri pariwisata Indonesia. Lebih dari itu, MORA Group berkomitmen membangun trust dengan seluruh stakeholder. Mulai dari tamu, mitra bisnis, hingga masyarakat luas sebagai fondasi utama untuk keberlanjutan dan pertumbuhan di masa depan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.