Imigrasi YIA Gagalkan Keberangkatan Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Jogja Early Years Centre (JEYC) hari ini meresmikan kerja sama melalui Signing Ceremony dengan Cambridge University Press and Assesment-International Education yang berlangsung di Auditorium JEYC, Jumat (26/9/2025). Ist
JOGJA—Jogja Early Years Centre (JEYC) hari ini meresmikan kerja sama melalui Signing Ceremony dengan Cambridge University Press and Assesment-International Education yang berlangsung di Auditorium JEYC, Jumat (26/9/2025)
Momentum ini menjadi bagian penting dari rangkaian dedikasi Yayasan Praya Cipta Cendekia untuk menghadirkan pendidikan dari jenjang sedini mungkin dengan standar internasional.
Kerja sama ini dihadiri oleh Ibu Stephanie Dea Tanubrata sebagai perwakilan jajaran Yayasan Praya Cipta Cendekia, Ibu Hatifa Putri selaku perwakilan JEYC), serta perwakilan Cambridge International Education yaitu Bapak Adri Prakoso (Country Head Indonesia) dan Bapak Yusuf Seto (Head of Business Development, Southeast Asia & Pacific).
Dalam sambutannya, Stephanie menyampaikan, “Today is a proud and meaningful milestone for JEYC. This signing ceremony is not only a formal agreement, but a step forward in our commitment to walk together on the road to Cambridge Early Years. To Cambridge, we extend our deepest gratitude for this collaboration and for your trust. This is only the beginning, but a beginning full of hope and promise.”
Hal ini juga didukung dengan pernyataan Hani yang menegaskan bahwa fondasi pendidikan harus dimulai sejak dini. “Kerja sama ini adalah tonggak penting bagi JEYC. Kami percaya, dengan fondasi yang kuat sejak usia dini, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi dunia yang terus berubah sesuai dengan empat nilai utama yang kami tanamkan yakni, holistic education, self concept, champion spirit, dan global knowledge.”
Sementara itu, Adri Prakoso melihat bahwa JEYC lebih dari sekedar sekolah karena dalam perjalanannya akan fokus pada kolaborasi kurikulum Cambridge dengan kurikulum inhouse JEYC yang juga memperhatikan tumbuh kembang anak.
Hal ini juga ditegaskan oleh Yusuf Seto, yang menyebutkan bahwa fasilitas dan sumber daya JEYC siap mendukung implementasi kurikulum secara konsisten dan bermakna.
Melalui kolaborasi ini, JEYC resmi menjadi Educational Partner Cambridge University Press and Assement-International Education.
Tujuan utama kerja sama ini adalah membuka akses bagi anak-anak usia dini di Yogyakarta untuk mendapatkan pengalaman belajar dengan standar global, memberi pemahaman langsung kepada guru mengenai sistem Cambridge, dan memperkuat kepercayaan orang tua bahwa anak akan memperoleh fondasi pendidikan sejak usia dini.
Dengan langkah ini, Jogja Early Years Centre (JEYC) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan dini yang bukan hanya berkualitas internasional, tetapi juga holistic dan relevan bagi kebutuhan masa depan generasi muda Indonesia. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.