Penyatuan Potensi Jadi Tantangan Jogja Smart Province
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
TVRI Jogja sedang menerima penghargaan dalam acara Malam Anugerah Penyiaran DIY di Ruang Cinema, Universitas Amikom Yogyakarta, Senin (10/11/2025). - Tim Harian Jogja
SLEMAN—Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DIY menggelar Malam Anugerah Penyiaran DIY di Ruang Cinema, Universitas Amikom Yogyakarta, Senin (10/11/2025) malam. Acara ini menjadi pengingat pelaku penyiaran untuk memproduksi tayangan edukatif berlandaskan Pancasila.
Ketua KPID DIY, Hazwan Iskandar Jaya, mengatakan Provinsi DIY merupakan miniatur Indonesia yang menjadi jantung kebudayaan dan pendidikan. Hal ini mempengaruhi kualitas tayangan penyiaran yang ada.
Sebab itu, KPID DIY mengusung tema Pesta Penyiaran Istimewa: Never Ending Broadcasting. Tema ini juga menjadi bukti bahwa pelaku penyiaran dapat menjaga marwah, menjunjung kearifan lokal, dan terus berinovasi.
Daya tahan, kreativitas, dan integritas menjadi kekuatan menghadapi disrupsi media dengan berbagai turunannya. KPID DIY hadir untuk membantu pelaku penyiaran tetap teguh dalam mengembangkan budaya Bumi Mataram.
Salah satu program yang telah dijalankan KPID DIY adalah Kanthi Goes to Campus yang bertujuan membangun kesadaran literasi media sejak dini. Kesadaran akan literasi media sangat menentukan arah konten penyiaran, apalagi generasi muda menjadi konsumen terbesar.
Komisioner KPI RI, Amin Sabhana, mengatakan tema yang diangkat KPID DIY tepat dan membangun optimisme. Di tengah disrupsi teknologi digital, industri penyiaran perlu memberikan oase yang menyegarkan dan memberi perspektif lain atas sebuah isu.
“Setiap daerah punya karakteristik dan identitas, sehingga penyelenggaraan anugerah ini menyesuaikan kedua hal itu. Undang-Undang Penyiaran juga mendukung. Konten lokal harus menjadi perhatian lembaga penyiaran lokal,” kata Amin ditemui seusai Malam Anugerah Penyiaran DIY, Senin.
Lewat aturan tersebut, ia memiliki harapan besar kebudayaan Indonesia berkembang, tidak tergantikan begitu saja dengan kebudayaan lain dari negara luar. Ia memberi contoh bagaimana bahasa daerah bisa lenyap lantaran ketiadaan penuturnya. Lembaga penyiaran bisa ikut dalam melestarikan hal ini.
Ada sebelas bahasa daerah punah. Dua belas bahasa daerah lain masuk kategori terancam lantaran mulai ditinggalkan penuturnya.
“Artinya, tantangan yang kita hadapi untuk mempertahankan budaya kita, lembaga penyiaran yang punya pengaruh harus jadi sumber pelestarian budaya tersebut,” katanya.
Plt. Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Profesor Agus Moh. Najib, mengatakan konten siaran tidak boleh melepaskan diri dari Pancasila.
“Penyiaran sangat terkait dengan persatuan dan kesatuan Indonesia. Dalam penyiaran tidak bisa juga bertentangan dengan nilai-nilai dan etika religius,” kata Najib.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan penyiaran adalah denyut kehidupan publik untuk menyuarakan kebenaran, menyebarkan pengetahuan, dan menumbuhkan optimisme. Lembaga penyiaran perlu menjaga keseimbangan dan keakuratan di tengah disrupsi media.
Ia menyatakan kepercayaan publik menjadi dasar penyiaran. Sebab itu, lembaga penyiaran perlu menjaga etika siaran. Adapun penerima penghargaan Malam Anugerah Penyiaran DIY antara lain:
(Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.