Imigrasi YIA Gagalkan Keberangkatan Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Peserta pelatihan belajar cara pengolahan ikan hasil tangkapan.
JAKARTA— Badan Kerja Sama Internasional Jepang atau Japan International Cooperation Agency (JICA) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) menggelar pelatihan keterampilan praktis bagi tenaga perikanan asal Timor Leste.
Pelatihan diikuti 18 peserta dan berlangsung selama 15 hari, mulai 8 hingga 22 Desember 2025, bertempat di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal, Jawa Tengah.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali beragam keterampilan teknis yang berkaitan langsung dengan aktivitas perikanan. Materi yang diberikan antara lain penggunaan jaring dan alat tangkap yang tepat, teknik pengolahan hasil tangkapan, perbaikan serta perawatan kapal, hingga prosedur keselamatan kerja di laut.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia perikanan di daerah asal mereka.
Instruktur Berpengalaman dan Pendampingan Berkelanjutan
Pelatihan dipandu oleh instruktur berpengalaman yang telah lama terlibat dalam berbagai program kerja sama JICA di bidang kelautan dan perikanan. Tak hanya berhenti di Indonesia, hasil pelatihan ini juga akan terus dipantau melalui program tindak lanjut di Timor Leste.
Pemantauan tersebut berada dalam kerangka kerja sama teknis JICA melalui program bertajuk Proyek Pengembangan Perikanan Pesisir Berkelanjutan menuju Ekonomi Biru.
Dorong Kerja Sama Selatan-Selatan
Pada upacara penutupan pelatihan, Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan KKP RI, Dr. Lilly Aprilya Pregiwati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan teknis bagi Timor Leste, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat hubungan antarpemangku kepentingan kedua negara.
“Pelatihan ini membangun hubungan yang saling mengenal dan saling belajar antara Indonesia dan Timor Leste,” ujar Lilly.
Ia juga menegaskan komitmen KKP RI untuk terus mendorong kerja sama Selatan-Selatan di bidang perikanan secara lebih aktif, sebagai kelanjutan dari program pelatihan tersebut.
Kesamaan Tantangan Perikanan Pesisir
Sejak merdeka pada 2002, Republik Demokratik Timor Leste menempatkan ketahanan pangan serta pemanfaatan sumber daya perikanan berkelanjutan sebagai bagian penting dari pembangunan nasional. Indonesia dan Timor Leste dinilai memiliki kesamaan kondisi geografis dan tantangan, khususnya dalam pengelolaan perikanan pesisir dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui dukungan JICA, kerja sama antara Indonesia dan Timor Leste diharapkan terus berkembang, terutama dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk menghadapi tantangan perikanan secara berkelanjutan di masa mendatang. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.