Importa Raih Rekor MURI Berkat Penjualan 1 Juta Lemari Pakaian Besi
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Aman berkendara saat hujan lebat menjadi perhatian pengendara sepeda motor seiring meningkatnya intensitas hujan yang sulit diprediksi.
JOGJA—Aman berkendara saat hujan lebat menjadi perhatian pengendara sepeda motor seiring meningkatnya intensitas hujan yang sulit diprediksi. Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta mengingatkan pentingnya persiapan perlengkapan dan teknik berkendara agar risiko kecelakaan dapat ditekan.
Memasuki musim penghujan, kondisi cuaca yang berubah cepat membuat pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat tetap harus menggunakan sepeda motor untuk menunjang mobilitas harian. Astra Motor Yogyakarta sebagai main dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas melalui tim instruktur safety riding membagikan sejumlah tips aman berkendara saat hujan lebat.
Berikut tips aman berkendara saat hujan lebat yang dapat diterapkan pengendara sepeda motor:
1. Gunakan perlengkapan berkendara yang aman dan lengkap
Masih banyak pengendara yang mengabaikan penggunaan perlengkapan, terutama saat hujan, seperti memakai sandal atau bahkan tanpa alas kaki. Penggunaan penutup sepatu hujan direkomendasikan agar pengendara tetap bisa menggunakan sepatu saat berkendara dalam kondisi basah.
Selain itu, pengendara dianjurkan memakai jas hujan model baju dan celana dengan warna cerah agar lebih mudah terlihat pengguna jalan lain. Visor helm juga sebaiknya menggunakan kaca bening karena lebih membantu visibilitas saat hujan lebat dibandingkan visor berwarna gelap.
2. Hindari berhenti atau melewati pepohonan
Hujan lebat sering disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang. Karena itu, pengendara yang berteduh sebaiknya memilih lokasi aman yang jauh dari pepohonan, sementara yang tetap melanjutkan perjalanan disarankan memilih rute dengan risiko pepohonan lebih sedikit di tepi jalan.
3. Atur kecepatan berkendara
Saat hujan deras atau badai, penggunaan kecepatan rendah lebih aman karena kondisi jalan licin serta terpaan angin dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara.
4. Perhatikan jarak dengan kendaraan lain
Dalam kondisi normal dengan kecepatan 30 km per jam, jarak minimal yang dianjurkan sekitar 15 meter. Namun saat hujan deras, jarak aman sebaiknya ditambah menjadi sekitar 17 meter untuk mengantisipasi situasi darurat yang dapat terjadi secara tiba-tiba di jalan.
“Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, pengendara direkomendasikan untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik. Pastikan selalu #Cari_Aman agar kita selalu selamat sampai tujuan, bahkan saat berkendara dalam kondisi hujan lebat sekalipun.” pungkas ungkap Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando.
Tips aman berkendara saat hujan lebat perlu diterapkan secara konsisten oleh pengendara sepeda motor, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi seperti Jogja dan sekitarnya, agar keselamatan tetap terjaga selama perjalanan dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan melalui perilaku berkendara yang lebih waspada. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.
Pemkab Temanggung merintis program SMP negeri gratis mulai 2027 dengan bantuan Rp300 ribu per siswa sebagai langkah menuju pendidikan gratis.
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.