Lari Sambil Berbagi, Gelaran Borobudur 100 Hadirkan Harapan untuk Penyandang Cerebral
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto. - ist
JOGJA—Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto, mengajak seluruh elemen masyarakat serta pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan Liburan dan Lebaran Aman dan Selamat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjelang Idulfitri 2026.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan wilayah menghadapi arus mudik dan lonjakan wisatawan yang diperkirakan meningkat selama libur Lebaran 1447 H.
Upaya mewujudkan Liburan dan Lebaran Aman di DIY tersebut dibahas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai instansi terkait. Pertemuan ini dihadiri Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, perwira Polda DIY, Sekretariat DPRD, BPBD DIY, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, serta TAPD Pemda DIY untuk membahas kesiapan wilayah dalam menghadapi momentum Idulfitri 2026.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek penting, mulai dari mitigasi keamanan di kawasan keramaian, kesiapsiagaan bencana, kesiapan destinasi wisata, hingga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DIY.
Informasi terkini mengenai situasi wilayah juga menjadi dasar dalam menyusun strategi menghadapi arus mudik serta peningkatan kunjungan wisata ke Yogyakarta.
"Kita sepakat mewujudkan Lebaran dan Liburan yang aman dan selamat bagi semua warga Jogja, pemudik dan wisatawan," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Kamis (12/3/2026).
Pos Mudik dan Kesiapan Layanan Publik
Dalam forum koordinasi tersebut, Eko Suwanto menyampaikan apresiasi atas kesiapan berbagai pihak dalam menyiapkan pos mudik di sejumlah titik strategis di DIY. Ia juga mendorong Pemerintah Daerah DIY untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, TNI, dan Polri dalam pengelolaan pos pelayanan terpadu.
Pos-pos pelayanan tersebut mencakup berbagai layanan penting bagi pemudik dan wisatawan, mulai dari layanan kesehatan, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan kebencanaan yang disiagakan selama periode libur Idulfitri.
"Komisi A merekomendasikan pembentukan manajemen pos terpadu yang lebih terintegrasi. Hal ini bertujuan agar koordinasi antara pos pemerintah daerah dengan pos dari unsur masyarakat, TNI dan Polri berjalan sinkron dalam satu tarikan nafas melayani masyarakat, pemudik dan wisatawan. Integrasi ini diharapkan membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif, cepat, dan responsif terhadap kendala di lapangan," kata Eko Suwanto.
Dalam aspek pelayanan publik, Eko Suwanto juga memastikan bahwa layanan kesehatan di DIY tetap beroperasi selama masa cuti bersama Lebaran. Puskesmas maupun rumah sakit, baik layanan perawatan maupun nonperawatan, disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan darurat masyarakat.
"Rekomendasi kita, pentingnya jaminan kesejahteraan bagi para paramedis yang merelakan waktu liburnya demi bertugas," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan.
Ia juga mengingatkan masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan selama masa mudik. Pemudik diimbau melaporkan rumah atau pondokan yang ditinggalkan kepada pengurus wilayah setempat seperti RT dan RW agar mempermudah pemantauan keamanan lingkungan.
Langkah menitipkan rumah kontrakan atau kos kepada pengurus wilayah dinilai efektif untuk membantu aparat dalam memantau keamanan sekaligus menekan potensi tindak kriminalitas pada rumah kosong selama musim mudik berlangsung.
Selain itu, Eko Suwanto juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama masa libur Idulfitri 1447 H, terutama terkait kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi perjalanan maupun aktivitas wisata.
"Perlu sekali masyarakat Jogja, pemudik dan wisatawan untuk rutin memantau informasi terkini melalui aplikasi BMKG. Kesadaran akan mitigasi bencana secara mandiri sangat krusial agar perjalanan dan liburan tidak terganggu oleh potensi bencana alam yang tidak terduga," kata Eko Suwanto, alumni MEP UGM.
Selain kesiapan keamanan dan layanan publik, Eko Suwanto juga mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial selama Ramadan dan menjelang Lebaran dengan berbagi kepada warga yang kurang mampu melalui bingkisan Lebaran.
"Semangat toleransi dan tenggang rasa diharapkan menjadi pondasi utama dalam Liburan dan Lebaran Aman dan Selamat di Yogyakarta," kata Anggota Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.