Badan Mutu KKP Yogyakarta-BBPOM Sinergi Jaga Mutu dan Keamanan Produk Perikanan
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Para peserta peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU sekaligus Halalbihalal di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Minggu (12/4/2026)/ Istimewa
SLEMAN — Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU DIY menyelenggarakan puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 sekaligus Halalbihalal di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Minggu (12/4/2026). Mengusung tema "Peran Strategis Muslimat NU Menuju Indonesia Emas 2045", organisasi ini menegaskan komitmennya sebagai "arsitek peradaban" yang menjaga moralitas dan kemandirian bangsa.
Acara diawali dengan istigasah yang dipimpin oleh Nyai Hj. Yayah Syamsiah, pengasuh Pondok Pesantren Azzuhriyah, Sleman. Puncak Harlah ini juga menjadi momentum spesial karena dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., serta Ketua PP Muslimat NU yang juga Menteri PPPA RI, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si.
Penguatan Hukum dan Pesan Damai Dunia
Salah satu agenda krusial dalam acara ini adalah inaugurasi Paralegal Muslimat NU. Program ini merupakan langkah nyata organisasi dalam memberikan bantuan hukum bagi masyarakat di tingkat desa/kelurahan. Seusai pembacaan Ikrar Panca Setia Paralegal, Muslimat NU juga melakukan aksi diplomasi damai dengan membacakan surat imbauan kepada PBB untuk menghentikan perang di berbagai belahan dunia.
Ketua PW Muslimat NU DIY, Hj. Fatma Amilia, S.Ag., M.Si., menyampaikan harapannya agar Muslimat NU mampu meningkatkan peran sebagai pendamping pendidikan umat serta memperkuat kemandirian perempuan sebagai penyangga peradaban.
Apresiasi dan Pidato Kebangsaan
Dalam pidato Harlahnya, Khofifah Indar Parawansa membedah Qonun Asasi karya Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari untuk menguatkan semangat merawat tradisi. Ia menekankan bahwa Muslimat NU adalah perekat literasi umat yang harus menjalankan kerja profesional sekaligus spiritual.
"Muslimat NU telah membuktikan diri menjadi besar karena kemandirian, bukan sekadar karena jabatan. Kita telah melahirkan 185 profesor dengan berbagai disiplin ilmu," ujar Khofifah. Ia juga memberikan apresiasi khusus bagi PAUD binaan Muslimat NU DIY yang dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.
Apresiasi senada datang dari Gubernur DIY yang diwakili oleh Faisol Muslim, S.IP., M.Si., serta Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Noorhadi Hasan. Mereka menilai Muslimat NU sebagai organisasi yang konsisten dalam menebar nilai-nilai Islam Rahmatan Lil Alamin dan menjaga toleransi di Indonesia.
Rangkaian Kegiatan Harlah ke-80
Seusai puncak acara hari ini, rangkaian kegiatan Harlah akan terus berlanjut hingga akhir April. Berikut adalah sebaran kegiatannya:
Melalui momentum delapan dekade ini, PW Muslimat NU DIY berkomitmen untuk terus meningkatkan empati dan kualitas generasi masa depan demi membantu persoalan bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.