BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1
BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Kehadiran Varian Baru, STD, Untuk Respon Antusiasme Besar Masyarakat Indonesia
Tim Dosen Fakultas Teknobiologi (FTb), Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), menorehkan prestasi melalui pendanaan Program Hibah Penelitian Bestari Saintek yang diselenggarakan oleh Kemendikti Saintek dan LPDP. Program ini berfokus untuk membangun laboratorium hidup di lapangan, dengan fokus pada isu yang jelas sehingga penelitian ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di lokasi tersebut. /Istimewa.
JOGJA—Tim Dosen Fakultas Teknobiologi (FTb), Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), menorehkan prestasi melalui pendanaan Program Hibah Penelitian Bestari Saintek yang diselenggarakan oleh Kemendikti Saintek dan LPDP.
Program ini berfokus untuk membangun laboratorium hidup di lapangan, dengan fokus pada isu yang jelas sehingga penelitian ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di lokasi tersebut.
Program ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem Bukit Turgo dan desa penyangga yang mengalami degradasi akibat penurunan biodiversitas, erosi, dan tekanan aktivitas manusia. Selain berfokus pada pemulihan lingkungan, program ini juga menargetkan perbaikan tata kelola, peningkatan literasi konservasi, serta penguatan kapasitas ekonomi dan teknologi masyarakat.
Dengan pendekatan lintas disiplin, riset ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi ekologi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Program hibah mulai tahap seleksi sejak tahun 2025 dan diumumkan lolos pendanaan pada Maret 2026. Tim penelitian diketuai diketuai oleh Prof. Ir. Ign. Pramana Y., M.Si., Ph.D., (Dosen Biologi) melibatkan enam anggota diantaranya:
1. Prof. Aloysius Gunadi Brata, S.E., M.Si., Ph.D (Dosen Ekonomi Pembangunan)
2. Dr. Vincentia Reni Vitasurya, S.T, M.T. (Dosen Arsitektur)
3. Dra. L. Indah Murwani Yulianti, M.Si. ( Dosen Biologi)
4. Drs. P. Kianto Atmodjo M.Si. (Dosen Biologi)
5. apt. Ines Septi Arsiningtyas, S.Farm., M.Sc., Ph.D. (Dosen Biologi)
6. Vincentius Tri Setyo Budi, S.Si. (PLP FTb)
Tim ini akan melaksanakan program selama satu tahun dengan judul penelitian “Living Lab Biodiversitas Bukit Turgo.” Penelitian ini menekankan kolaborasi lintas disiplin untuk mengkaji dan mengembangkan potensi biodiversitas secara berkelanjutan.
Pramana juga mengungkapkan tantangan dalam proses pelaksanaan program hibah ini, terutama karena melibatkan banyak anggota dari lintas disiplin, termasuk mahasiswa, serta upaya meningkatkan partisipasi masyarakat di Bukit Turgo.
“Kami perlu mendorong keterlibatan masyarakat agar tertarik untuk berpartisipasi, meskipun waktu yang tersedia terbatas, dengan harapan program ini dapat berkelanjutan,” ujar Pramana.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan meraih pendanaan hibah ini, serta harapannya agar peluang serupa dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh Sivitas Akademika UAJY. Ia mendorong Sivitas Akademika UAJY untuk berani mencoba mengikuti program serupa yang tidak hanya meningkatkan kualitas riset, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim akan bekerja sama dengan berbagai mitra, yaitu Balai Taman Nasional Gunung Merapi dan pemerintah daerah sebagai mitra utama. Adapun mitra pendamping meliputi Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Wisata Turgo dan Kelompok Kreatif Acacia, serta didukung oleh LSM Endemic Community Indonesia.
Sebagai penutup, keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat peran UAJY dalam menghasilkan penelitian yang kolaboratif, aplikatif, dan berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Kehadiran Varian Baru, STD, Untuk Respon Antusiasme Besar Masyarakat Indonesia
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.