RSUD Wonosari Menggelar Diskusi Publik untuk Meningkatkan Pelayanan

Media Digital
Media Digital Selasa, 18 Agustus 2026 15:12 WIB
RSUD Wonosari Menggelar Diskusi Publik untuk Meningkatkan Pelayanan

Keterangan foto: Pelaksanaan Forum Komunikasi Publik bertajuk Nyawiji Roso Ngupadi Waras Bareng di Ruang Yudhistira RSUD Wonosari, Selasa (18/8/2026). Harian Jogja/David Kurniawan

GUNUNGKIDUL - RSUD Wonosari menggelar Forum Komunikasi Publik bertajuk Nyawiji Roso Ngupadi Waras Bareng, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit sekaligus menampung masukan dari berbagai pihak.

Direktur RSUD Wonosari, Diah Prasetyorini, mengatakan sebagai salah satu fasilitas publik yang bergerak di bidang kesehatan, kualitas pelayanan harus menjadi perhatian utama. Ia tidak menampik masih banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk memberikan kepuasan kepada pasien dan keluarga yang mengakses layanan di RSUD Wonosari.

“Makanya kami gelar forum komunikasi publik dengan menghadirkan pihak-pihak terkait, mulai dari puskesmas, perwakilan rumah sakit lain hingga pemangku kepentingan lainnya,” katanya, Selasa siang.

Menurut Diah, banyak saran dan masukan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Berbagai masukan itu akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan di RSUD Wonosari.

“Kami terus berupaya memberikan kualitas pelayanan terbaik sehingga kami terus melakukan berbagai pembenahan,” katanya.

Diah menambahkan, terdapat beberapa aspek penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan, salah satunya melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Menurut dia, pengembangan SDM tidak hanya berkaitan dengan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan di RSUD Wonosari. Hubungan dengan pasien juga menjadi faktor penting karena pasien merupakan pihak yang merasakan langsung kualitas pelayanan yang diberikan.

“Kepada para pasien, kami terus menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik dan berjalan dua arah sehingga ada saling pengertian,” katanya.

Selain pengembangan SDM, peningkatan layanan juga membutuhkan penambahan sarana dan prasarana untuk mendukung perawatan pasien. Pihaknya berkomitmen menambah fasilitas yang dimiliki agar pelayanan dapat semakin optimal.

“Memang bertahap dan kami sudah menyiapkan pelayanan-pelayanan baru untuk perawatan pasien, seperti layanan kesehatan jiwa hingga penanganan penyakit stroke,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono, mendukung pelaksanaan Forum Komunikasi Publik yang diselenggarakan RSUD Wonosari. Ia berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara rutin, misalnya setiap tiga atau empat bulan sekali.

“Kami tidak menutup mata, masih ada pelayanan yang harus diperbaiki. Melalui diskusi ini, ada saran dan masukan yang bisa menjadi bahan evaluasi dalam upaya perbaikan kualitas pelayanan,” katanya.

Ismono menambahkan, untuk memberikan kualitas pelayanan terbaik, standar operasional prosedur (SOP) yang dimiliki harus dijalankan dengan benar. Selain itu, SOP juga wajib disesuaikan dengan regulasi yang berlaku agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan dalam pelayanan.

“Tentunya juga harus diperbarui sesuai dengan kebijakan terbaru karena bentuk pelayanan terus berkembang setiap waktunya,” kata dia. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online