WASTRA NUSANTARA: Festival Batik 2026 Gaet Anak Muda lewat Motif Kontemporer
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar Festival Batik 2026 di Jogja City Mall, Jumat (2/10).
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang melakukan soft launching dua aplikasi inovatif, yakni Si Jaring (Sistem Informasi Jaringan) dan Sigap (Sistem Informasi Gerakan Akselerasi Pengendalian Program dan Keuangan)./ Ist
MAGELANG—Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang melakukan soft launching dua aplikasi inovatif, yakni Si Jaring (Sistem Informasi Jaringan) dan Sigap (Sistem Informasi Gerakan Akselerasi Pengendalian Program dan Keuangan). Peluncuran tersebut dirangkai dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi perwakilan Pranata Komputer (Prakom) Perangkat Daerah dan berlangsung di Ruang Command Center Pusaka Gemilang, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso. Dalam sambutannya, Iwan menekankan pentingnya membangun cara kerja pemerintahan yang lebih cepat, terukur, dan tepat dalam mengambil keputusan melalui pemanfaatan teknologi informasi di era pemerintahan digital.
"Hari ini bukan sekadar meluncurkan dua aplikasi, tetapi tentang bagaimana kita terus membangun cara kerja pemerintahan yang lebih baik. Di era digital, tantangan kita bukan lagi sekadar menyediakan teknologi, melainkan apakah semua itu mampu membantu kita bekerja dengan lebih cepat, terukur, dan tepat dalam mengambil keputusan," ujar Iwan Sutiarso.
Iwan menjelaskan Si Jaring hadir sebagai solusi atas tantangan pengelolaan infrastruktur jaringan internet di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang yang sebelumnya cenderung reaktif dan berdasarkan aduan.
Melalui Si Jaring, pengelolaan jaringan kini didukung data kualitas yang objektif melalui Indeks Kualitas Jaringan, pemetaan lokasi gangguan, serta fitur push notification secara real-time bagi pengguna.
Sementara itu, aplikasi Sigap diarahkan untuk memperkuat pengendalian program dan keuangan secara terintegrasi.
Kasubbag Program dan Keuangan Diskominfo Kabupaten Magelang, Wahyu Styorini, menyampaikan aplikasi tersebut mengintegrasikan Dashboard Pimpinan, Early Warning System (EWS), dan Manajemen Risiko.
"Tujuannya adalah menekan deviasi fisik dan keuangan agar capaian kegiatan serta realisasi anggaran sesuai target, mendeteksi potensi keterlambatan sejak dini, serta mempercepat tindak pengendalian," jelasnya.
Usai prosesi peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis yang disampaikan oleh Kepala Bidang Informatika Diskominfo Kabupaten Magelang, Heri Sigit Priyanto.
Heri Sigit Priyanto memaparkan teknis penggunaan aplikasi, termasuk tata cara pengisian data awal perangkat oleh masing-masing Perangkat Daerah yang dijadwalkan pada 5–16 Oktober 2026.
"Bimtek ini tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis pengoperasian menu aplikasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang berbagi pengetahuan (sharing knowledge) antar-Pranata Komputer," ujarnya.
Melalui sinergi antara pembangunan sistem digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Pranata Komputer, Diskominfo Kabupaten Magelang berharap ekosistem digital pemerintahan daerah semakin kuat, terhubung, dan transparan serta mampu memberikan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.(Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar Festival Batik 2026 di Jogja City Mall, Jumat (2/10).
Pemkot Magelang menyiapkan lima kampung wisata dari delapan kelurahan nominasi. Penetapan dilakukan melalui SK Wali Kota Magelang.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut gaji manajer KDKMP bersumber dari APBN dengan pendapatan Rp6,8 juta-Rp8,3 juta per bulan.
Dinkes Semarang menyebut kualitas udara radius 2 km TPA Jatibarang tidak sehat usai kebakaran, warga diminta waspadai gangguan pernapasan.
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.