Baguna PDI Perjuangan Jogja Gelar Simulasi Bencana di Gajahwong
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Dua siswi MTsN 6 Bantul, Naila dan Nabila, meraih penghargaan prestasi terbanyak saat wisuda setelah menorehkan prestasi hingga tingkat nasional. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Prestasi membanggakan ditorehkan dua siswi MTsN 6 Bantul, Naila ‘Ishmatul Hawa dan Nabila Fauzia Abdul Rohman. Keduanya mendapat penghargaan khusus sebagai peraih prestasi terbanyak selama menempuh pendidikan di MTsN 6 Bantul dalam acara Wisuda Purna Siswa Kelas IX yang digelar di Warung Omah Sawah (WOS), Sewon, Bantul, pekan lalu.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi keduanya mengharumkan nama MTsN 6 Bantul melalui berbagai kompetisi tingkat kabupaten hingga nasional. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Ening Yuni Soleh Astuti, di hadapan para wisudawan, orang tua siswa, guru, dan tamu undangan.
Naila ‘Ishmatul Hawa mencatatkan total 22 prestasi selama bersekolah di MTsN 6 Bantul. Sebagian besar penghargaan yang diraihnya berasal dari bidang keagamaan, terutama Musabaqah Tartilil Qur’an (MTQ) atau lomba membaca Al-Qur’an secara tartil. Berbagai prestasi berhasil ia kumpulkan mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional. Selain itu, Naila juga aktif mengikuti kompetisi Tahfidz Al-Qur’an dan berhasil menorehkan sejumlah capaian membanggakan.
Sementara itu, Nabila Fauzia Abdul Rohman mengoleksi 13 prestasi dari berbagai bidang akademik maupun nonakademik. Siswi yang dikenal memiliki beragam talenta tersebut berhasil meraih penghargaan dalam Olimpiade Bahasa Inggris, Olimpiade IPS, lomba pidato, kompetisi robotik, hingga bidang literasi sebagai penulis cerpen. Prestasi yang diraihnya juga berasal dari berbagai ajang kompetisi tingkat kabupaten sampai nasional.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, mengaku bangga atas capaian kedua siswi tersebut. Menurutnya, keberhasilan Naila dan Nabila menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu menunjukkan daya saing sekaligus prestasi di berbagai bidang.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi madrasah kepada siswa yang telah membawa nama baik MTsN 6 Bantul di berbagai ajang kompetisi. Kami berharap prestasi Naila dan Nabila dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus bersemangat belajar, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri," ujarnya.
Sugiyono menambahkan, keberhasilan para siswa tidak terlepas dari dukungan orang tua, guru pembimbing, serta lingkungan madrasah yang terus mendorong tumbuhnya budaya berprestasi.
Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Ening Yuni Soleh Astuti, turut memberikan apresiasi atas capaian kedua siswi tersebut. Menurutnya, prestasi hingga tingkat nasional yang berhasil diraih menjadi kebanggaan bagi MTsN 6 Bantul sekaligus Kabupaten Bantul.
"Prestasi yang diraih ananda Naila dan Nabila menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki kemampuan luar biasa, baik dalam bidang keagamaan maupun akademik. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus melangkah lebih tinggi dan membawa manfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Suasana wisuda berlangsung meriah dan penuh kebanggaan. Selain prosesi pelepasan siswa kelas IX, pemberian penghargaan kepada para siswa berprestasi menjadi salah satu momen yang mendapat perhatian dan apresiasi dari para hadirin. MTsN 6 Bantul berharap budaya berprestasi yang telah tumbuh selama ini terus berlanjut sehingga mampu melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.