Baguna PDI Perjuangan Jogja Gelar Simulasi Bencana di Gajahwong
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Harianjogja.com, JOGJA—DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik jajaran Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penanggulangan bencana di kawasan Sungai Gajahwong, Taman Legawong, Kemantren Umbulharjo, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Peristiwa Kudatuli 1996 sekaligus upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, mengatakan pembentukan dan penguatan Baguna merupakan wujud komitmen partai dalam mendukung terciptanya masyarakat yang tangguh terhadap bencana.
"PDI Perjuangan memiliki tenaga terlatih melalui Baguna. Dalam rangka peringatan Kudatuli 1996 ini kami menggelar simulasi kecelakaan sungai sekaligus mengingatkan masyarakat agar selalu siap siaga menghadapi bencana. Pada kesempatan ini juga saya melantik Mas Andung beserta jajaran sebagai pengurus Baguna PDI Perjuangan Kota Yogyakarta periode 2025-2030. Selamat berjuang, teruslah menolong dengan ikhlas dan hati yang bersih," kata Eko Suwanto.
Simulasi penyelamatan korban di Sungai Gajahwong melibatkan seluruh pengurus dan anggota Baguna Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut menarik perhatian masyarakat yang berada di sekitar lokasi, terutama karena digelar bersamaan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Ketua Baguna PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, SK Loka Agustianto atau yang akrab disapa Andung, mengatakan simulasi kebencanaan bukan kali pertama dilakukan. Menurutnya, kegiatan serupa rutin menjadi bagian dari berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan yang diselenggarakan partai.
Ia menegaskan Baguna akan terus hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi, baik saat terjadi bencana maupun dalam kegiatan kemanusiaan lainnya.
"Baguna adalah garda terdepan partai dalam menjalankan misi kebencanaan. Kami akan selalu siap hadir di tengah masyarakat, baik dalam kondisi suka maupun duka. Kami juga bermitra dengan BPBD Kota Yogyakarta, BPBD DIY, dan Basarnas Unit Kota. Kerja sama yang telah terjalin selama ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan misi kebencanaan," ujar Andung.
Melalui kegiatan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta berharap kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana semakin meningkat. Simulasi juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki kawasan sungai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.