UNISA Yogyakarta Pamerkan Ragam Inovasi Riset Kesehatan di SSTY 2026
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendorong hilirisasi riset melalui keikutsertaan dalam Pameran Inovasi Perguruan Tinggi
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr), Selasa (1/9/2026), di Ruang Seminar Pdt. Dr. Harun Hadiwijono. Program studi baru tersebut hadir untuk mempersiapkan lulusan arsitektur memasuki dunia profesi sekaligus mengembangkan praktik arsitektur yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat melalui pendekatan community based design./ Ist
JOGJA— Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr), Selasa (1/9/2026), di Ruang Seminar Pdt. Dr. Harun Hadiwijono. Program studi baru tersebut hadir untuk mempersiapkan lulusan arsitektur memasuki dunia profesi sekaligus mengembangkan praktik arsitektur yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat melalui pendekatan community based design.
Grand Launching PPAr UKDW dirangkaikan dengan talkshow inspiratif bertajuk “Urgensi dan Relevansi Profesi Arsitek Indonesia” bersama Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY, Ar. Erlangga Winoto, IAI., AA., serta talkshow “Community Based Design: Terapan dalam Kehidupan Berprofesi Arsitek dan Menjawab Ketahanan dalam Bencana” bersama Direktur Yayasan Arkom Indonesia, R. Yuli Kusworo, S.T., M.Sc., yang merupakan alumnus Arsitektur UKDW.
Ketua IAI DIY, Ar. Erlangga Winoto, menjelaskan pendidikan sarjana arsitektur belum otomatis menjadikan seseorang sebagai arsitek profesional. Setelah menempuh pendidikan akademik, calon arsitek masih membutuhkan pembentukan kompetensi dan pengalaman praktik untuk menjalankan tanggung jawab profesinya.
“Profesi itu tanggung jawab, bukan sekadar knowledge. Seorang arsitek harus memenuhi tiga unsur kompetensi, yaitu knowledge, skill, dan attitude,” ujarnya.
Menurut Erlangga, pengalaman praktik melalui mentoring dan magang menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon arsitek menghadapi tuntutan profesi. Proses tersebut membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan sekaligus memahami tanggung jawab dalam memberikan layanan arsitektur.
Perspektif tersebut diperkuat Yuli yang menekankan pentingnya orientasi pelayanan dalam profesi arsitek. Menurutnya, arsitektur tidak hanya berkaitan dengan kemampuan merancang, tetapi juga bagaimana keahlian tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara bertanggung jawab.
“Profesional bukan soal uang, tetapi didedikasikan secara bertanggung jawab untuk siapapun,” katanya.
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek UKDW, Ar. Ir. Henry Feriadi, M.Sc., Ph.D., mengatakan pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu karakter yang dikembangkan PPAr UKDW. Pendekatan tersebut mendorong calon arsitek melihat kebutuhan masyarakat secara lebih luas dalam proses perancangan dan praktik profesi.
“Bedanya PPAr UKDW dengan program profesi arsitektur yang lain, kami punya fokus untuk mengembangkan arsitektur yang berbasis pada komunitas,” jelasnya.
Henry menambahkan pendekatan tersebut berangkat dari gagasan bahwa layanan arsitektur perlu dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, kualitas proses desain tidak semestinya bergantung pada kelompok masyarakat yang dilayani.
“Kita ingin arsitek melayani semua masyarakat secara setara. Desain itu harus sama intensnya untuk semua kalangan masyarakat,” ujarnya.
Dekan Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) UKDW, Dr. Imelda Irmawati Damanik, S.T., M.A(UD), mengatakan pengembangan PPAr didukung pengalaman UKDW dalam berinteraksi dan bekerja bersama berbagai komunitas. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk mempertemukan pembelajaran akademik dengan realitas praktik di lapangan.
“Kami akan coba berikan jembatan antara pendidikan dengan profesi arsitek. Community based design menjadi salah satu penguatan dan keunggulan PPAr,” ujarnya.
Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., mengatakan kehadiran PPAr merupakan bagian dari perkembangan UKDW sebagai kampus partisipatoris. Pada 2026, UKDW telah membuka dua program studi baru sehingga total memiliki 18 program studi.
“UKDW bertumbuh di tengah situasi yang tidak menentu dan penuh perubahan sebagai kampus partisipatoris. Harapannya, kami tidak hanya mengembangkan kampus, tetapi juga memberi dampak yang besar,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua IAI Nasional, Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI., AA., mengapresiasi peluncuran PPAr UKDW. Menurutnya, Indonesia masih membutuhkan pendidikan profesi arsitek untuk menjawab kebutuhan dan perkembangan dunia arsitektur.
Ia juga mengingatkan calon arsitek untuk menyikapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI), secara bertanggung jawab.
“Dengan perkembangan AI, tentu profesi arsitek terdisrupsi. Gunakan AI dengan bertanggung jawab,” tegasnya.
Melalui PPAr, UKDW memperluas kontribusinya dalam pendidikan arsitektur dengan mempersiapkan calon arsitek yang memiliki kompetensi profesional sekaligus kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Pendekatan community based design menjadi bagian dari upaya tersebut untuk mendorong praktik arsitektur yang inklusif dan bertanggung jawab. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendorong hilirisasi riset melalui keikutsertaan dalam Pameran Inovasi Perguruan Tinggi
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.
Prabowo meminta karhutla segera dipadamkan sekaligus memastikan masyarakat terlindungi dan orangutan Kalimantan yang terdampak diselamatkan.
APJAPI menilai perubahan aturan bagasi Garuda dari bobot ke jumlah koli berpotensi merugikan penumpang dan tidak sesuai regulasi.
Kolam koi 1,2 hektare di Banguntapan diprotes warga. Hasil pemeriksaan OPD Bantul merekomendasikan perbaikan, bukan penutupan.
Harga HP Infinix September 2026 tersedia dari Rp1,9 juta hingga Rp11,9 juta, dengan Note 60 Ultra menjadi model termahal.