United Tractors Perkuat Kesiapsiagaan Desa Binaan melalui ToT Katana

Media Digital
Media Digital Rabu, 08 Juli 2026 23:22 WIB
United Tractors Perkuat Kesiapsiagaan Desa Binaan melalui ToT Katana

PT United Tractors Tbk (UT), anak usaha PT Astra International Tbk (Astra), bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Kampung Tangguh Bencana (KATANA) pada 22–26 Juni 2026 di UT School Surabaya, Jawa Timur.. Ist

SURABAYA– Sebagai bagian dari komitmen Grup Astra dalam mendukung pembangunan masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan, PT United Tractors Tbk (UT), anak usaha PT Astra International Tbk (Astra), bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Kampung Tangguh Bencana (KATANA) pada 22–26 Juni 2026 di UT School Surabaya, Jawa Timur.

Program ini menjadi bagian dari upaya UT dalam mendukung kontribusi sosial Grup Astra, khususnya melalui penguatan kapasitas masyarakat di tingkat desa agar lebih siap, tanggap, dan mandiri dalam menghadapi potensi bencana. Melalui kolaborasi dengan BNPB, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan terkait pengurangan risiko bencana, mitigasi, kesiapsiagaan, serta respons tanggap darurat.

"Melalui Training of Trainers KATANA, UT bersama BNPB berupaya memperkuat kapasitas kader desa agar mampu menjadi fasilitator sekaligus penggerak kesiapsiagaan di masyarakat. Kami percaya bahwa masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mitigasi bencana akan lebih siap menghadapi berbagai risiko, sehingga desa binaan dapat tumbuh menjadi wilayah yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya," ujar Himawan.

Pelatihan ini diikuti oleh kader Kampung Tangguh Bencana dari desa-desa binaan UT yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), yaitu Desa Sumbergondo, Tulungrejo, Giripurno, Mojorejo, Gumingsir, Tawangargo, Aribaya, dan Sumbermujur.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Lumajang, serta BPBD Provinsi Jawa Timur sebagai mitra strategis dalam memperkuat sinergi pengurangan risiko bencana.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran yang difasilitasi langsung oleh para pemateri dari BNPB melalui metode pre-test, penyampaian materi, role play, serta simulasi yang seluruhnya dilaksanakan secara tatap muka. Metode pembelajaran tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep mitigasi bencana, tetapi juga mampu mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh dalam situasi nyata. 

Melalui pelatihan ini, UT berharap para peserta dapat menularkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada masyarakat di wilayah masing-masing, sehingga terbentuk budaya kesiapsiagaan yang kuat di tingkat desa. Dengan semakin banyaknya kader yang memiliki kapasitas sebagai fasilitator kebencanaan, diharapkan upaya pengurangan risiko bencana dapat berjalan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.(Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online