Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Manager Area KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6, Iwan Agustiawan menunjukkan trofi dan plakat JBBA 2026, Rabu (15/7)./ Harian Jogja
JOGJA - Sukses menerapkan konsep transportasi ramah lingkungan dengan sistem penghubung wilayah urban yang solid, KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7) di Royal Ambarrukmo, Sleman. Lewat operasional puluhan perjalanan yang menekan emisi karbon dan terintegrasi dengan moda transportasi lain, KCI resmi dinobatkan sebagai "Pemimpin Transportasi Publik Hijau & Konektivitas Urban."
Manager Area KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6, Iwan Agustiawan menerangkan KAI Commuter selalu melakukan perbaikan dan pengembangan transportasi yang mengusung semangat konektivitas hijau. Menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), KAI Commuter menjadi salah satu transportasi ramah lingkungan yang berkontribusi terhadap pengurangan karbon.
"Dalam wujud perbaikan konektivitas hijau ini, kami dari segi KCI selalu menerapkan prinsip ESG dengan memberikan kontribusi yang cukup tinggi terkait dengan mengurangi karbon, sehingga KAI Commuter ini menjadi transportasi yang ramah lingkungan," kata Iwan pada Rabu (15/7/2026).
Tak hanya ramah lingkungan, KAI Commuter juga secara konsisten menjadi transportasi penghubung wilayah urban. Sebanyak 31 perjalanan kereta commuter dikelola KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta. Sebagai moda transportasi penghubung wilayah urban, kereta commuter juga terhubung dengan kereta jarak jauh hingga bandara.
"Kami dari KAI Commuter bisa per hari menjalankan 31 perjalanan yang terkonektivitas dengan trans Jogja dan juga dengan kereta-kereta jarak jauh, serta kami juga mengkonektivitaskan dengan penerbangan yang ada di Stasiun Maguwo," terangnya.
Dengan tingginya mobilitas penumpang di rute trans Jogja, KAI Commuter tak menutup kemungkinan akan menambah jam operasional maupun kapasitas penumpang. Tentunya dua kemungkinan itu terus dikoordinasikan dengan sejumlah pihak. Intinya, KAI Commuter ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpangnya.
"Tentu, dengan semakin tingginya animo masyarakat, kami akan terus nanti berkoordinasi dengan kewilayahan, dengan pusat, dengan apabila memungkinkan nanti akan menambah jam operasional dan juga akan menambah kapasitas penumpang. Sehingga, layanan penumpang ini akan menjadi masyarakat lebih nyaman dalam menikmati perjalanan ini," tandasnya.
Keberadaan Commuter Line Jogja-Solo dinilai memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan wisata antara wilayah Jogja dan Solo. Dengan fasilitas yang nyaman dan harga yang ekonomis, KAI Commuter berpotensi menjadi pengungkit sektor ekonomi di dua wilayah tersebut.
"KRL ini juga menjadi salah satu moda transportasi yang menghubungkan antara Jogja-Solo, bahkan sampai ke daerah Palur, sampai ke ujungnya ke Palur. Sehingga ini akan meningkatkan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, efisien, dengan biaya yang cukup ekonomis. Betul, demikian sektor ekonomi pariwisata yang ada di Jogja dan di Solo," tegasnya.
Kendati telah terbukti mendukung transportasi hijau dan menjadi penghubung konektivitas urban, KAI Commuter kata Iwan akan terus mengembangkan diri untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat
"Kami terus akan menerima masukan dari semua pengguna jasa KAI Commuter ini. Akan menjadikan evaluasi bagi kami untuk memberikan pelayanan untuk menjadi lebih baik bagi pengguna jasa di KAI Commuter ini," tandasnya.
Berbagai upaya KAI Commuter mewujudkan moda transportasi publik yang ramah lingkungan dan menjadi penghubung wilayah urban dianugerahi penghargaan oleh JBBA sebagai "Pemimpin Transportasi Publik Hijau & Konektivitas Urban."
Iwan menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima menjadi penyemangat KAI Commuter untuk terus memberikan layanan terbaik dan bermanfaat untuk masyarakat.
"Kami dari jajaran KAI Commuter mengucapkan terima kasih dari Jogja, Harian Jogja, sehingga kami menerima penghargaan ini sebagai Transportasi Publik Hijau dan Konektivitas Urban. Sehingga, ini akan menjadi penyemangat kami, akan memberikan layanan terbaik sehingga bermanfaat buat masyarakat Jogja khususnya, sehingga layanan kami ini bisa bermanfaat ke depannya dan menjadi lebih baik lagi," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Lionel Messi menyampaikan pesan emosional usai Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 dan mengucapkan selamat kepada sang juara.
Seorang warga Bantul dilaporkan tenggelam di Sungai Oya, Imogiri. Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian korban pada Selasa pagi.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Selasa 21 Juli 2026 berlangsung di Kantor PJR Prambanan. Simak jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 21 Juli 2026 tersedia di Alkid dan Simon Palace. Simak jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.